KPU Dumai Tetapkan Zul-Eko Wali Kota Terpilih

id kpu dumai, tetapkan zul-eko, wali kota terpilih

KPU Dumai Tetapkan Zul-Eko Wali Kota Terpilih

Dumai, Riau, (Antarariau.com) - Pasangan calon Wali Kota Dumai Zulkifli AS-Eko Suharjo resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum setempat sebagai wali kota terpilih peraih suara terbanyak hasil pemilihan kepala daerah 9 Desember 2015.

Penetapan wali kota terpilih yang mendulang 32.618 suara sah ini diputuskan dalam rapat pleno KPU di Gedung Serbaguna Dumai, Selasa, dengan pengawalan ketat ratusan aparat kepolisian dan TNI setempat.

"Kami menetapkan pasangan calon nomor urut 2, Zulkifli AS dan Eko Suharjo sebagai pemenang Pilkada Dumai 2015 dan mengingat tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Ketua KPU Dumai Darwis didampingi empat komisioner.

Dia menjelaskan, penetapan wali kota peraih suara terbanyak ini dituangkan dalam berita acara nomor 82/BA/KPU-Dumai/004-432571/12/2015 dan sesuai dengan jadwal tahapan pelaksanaan Pilkada.

KPU menyatakan, kandidat pemenang yang diusung Nasdem, Demokrat, Gerindra dan PBB ini ditetapkan memperoleh suara tertinggi pada Pilkada Dumai yaitu 32.618 suara atau 27,93 persen dari 116.776 suara sah.

Sedangkan pasangan calon lain, yaitu nomor urut 1, Muhammad Ikhsan-Yanti Komala memperoleh 20.298 suara, nomor urut 3, Amris-Sakti 20.882, nomor urut 4, Abdul Kasim-Nuraini 30.315, dan nomor urut 5, Agus Widayat-Maman Sufriadi 12.663 suara sah.

"Usai pleno penetapan ini, selanjutnya KPU akan mengurus secara administrasi pengajuan pelantikan wali kota dan wakil wali kota Dumai terpilih periode 2016-2021 yang melantik adalah Gubernur," ujarnya.

Ikut menghadiri pleno ini, Kapolres AKBP Suwoyo, Dandim 0320 Letkol (Kav) Afkar Mulya, Dansat Radar Letkol (Lek) Iwan Rudiwan, calon terpilih Zulkifli AS-Eko Suharjo, para ketua Parpol, tim sukses, tokoh masyarakat dan undangan lain.

Pelaksanaan pleno penetapan wali kota Dumai terpilih ini dikawal ratusan personel gabungan, terdiri 300 polisi, puluhan Brimob Polda Riau dan dibantu 100 prajurit TNI.

Selama rapat pleno itu, polisi memberlakukan pengamanan berlapis dan menutup sementara ruas Jalan HR Soebrantas dan mengalihkan ke jalur lain untuk mengantisipasi adanya penumpukan arus lalu lintas.

"Pengamanan dilakukan berlapis untuk mengantisipasi gangguan selama proses pleno dan setiap tamu masuk ruangan diperiksa dengan metal detector," sebut Wakil Kapolres Dumai Kompol Arief Fajar.