PKS ajak media ngobrol soal empat pilar MPR RI

id Empat pilar,Pks kampar, syahrul aidi

PKS ajak media ngobrol soal empat pilar MPR RI

Anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma'azat buka puasa bersama insan pers yang bertugas di Kabupaten Kampar. (ANTARA/dok)

Bangkinang Kota (ANTARA) -

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak insan pers yang bertugas di Kabupaten Kampar bahas tentang empat pilar MPR RI di Bangkinang Kota, Ahad.

Hadir bersama anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma'azat didampingi anggota DPRD Provinsi Riau Ardiansyah, Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil.

Dalam pertemuan buka bersama PKS dan wartawan itu Syahrul Aidi membuka ruang diskusi untuk saling bertukar pikiran dan informasi termasuk kritik dan saran atau aspirasi dari insan pers terhadap keberadaan PKS.

Politisi PKS yang hadir itu menerima dan menjawab semua dengan santai dan guyonan sehingga dalam pertemuan itu terasa keakraban terjalin.

Sejumlah wartawan yang hadir menyampaikan berbagai keluhan, aspirasi, kritikan terhadap sikap politik PKS di DPRD Kampar.

Dari sekian banyak suara disampaikan soal anggaran media yang sangat kecil tersalurkan untuk media yang ada apalagi untuk peningkatan kesejahteraan wartawan di Kampar.

Fahmil menjawab bahwa apa yang didengarnya itu membuatnya kaget, sebab menurutnya anggaran media itu besar.

"Saya pikir anggaran media itu besar, bahkan saya sendiri pernah mau memangkasnya karena dinilai terlalu besar, dan ternyata bukan semuanya untuk kawan-kawan wartawan, maaf saya tidak mengetahui secara detil apalagi secara teknis soal ini," ujarnya.

Dia menilai bahwa semua wartawan itu tidak ada bedanya, bagi saya semua sama meskipun dirinya mengetahui beberapa wartawan berafiliasi dengan partai lain.

Sementara itu Syahrul Aidi menegaskan hal senada, menurutnya wartawan dan anggota dewan itu sama-sama saling membutuhkan, tidak ada bedanya.

"Mengapa wartawan itu menurut saya sangat penting karena wartawan atau media itu berperan dalam mensosialisasikan empat pilar dalam negara ini, pastinya memiliki pandangan objektif terhadap menilai sesuatu," akunya.

Empat pilar MPR RI itu adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD negara RI 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR RI, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Akan tetapi dia menyebut, PKS bukan partai malaikat tapi akan selalu mencoba yang terbaik untuk kepentingan masyarakat.

Diakui mantan Wakil Ketua DPRD Kampar ini bahwa saat ini ideologi bangsa dalam ancaman, sehingga perlu kesadaran bersama dan kekuatan.untuk mempertahankannya terhadap empat pilar itu.

Sementara itu Ardiansyah menerima sejumlah kritikan insan pers terhadap dirinya dan dia berjanji akan terus memelihara silaturrahmi dan komunikasi yang lebih baik terhadap wartawan.