Produksi mobil di Inggris turun 41,4 persen karena krisis chip

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,krisis chip

Produksi mobil di Inggris turun 41,4 persen karena krisis chip

Mobil Vauxhall Astra yang diproduksi di Parbrik Mobil Vauxhall di Ellesmere Port, Inggris 6 Juli 2021. (ANTARA/REUTERS/PHIL NOBLE)

Jakarta (ANTARA) - Produksi mobil di Inggris mengalami penurunan sebesar 41,4 persen pada Oktober 2021, membawanya ke level terendah di bulan Oktober sejak tahun 1956.

Mengutip Reuters pada Sabtu, hal ini dipengaruhi karena kurangnya chip semikonduktor global dan penutupan pabrik yang memukul sektor ini, menurut badan industri perdagangan.

Baca juga: Kendaraan listrik Hyundai IONIQ 5 terpilih jadi "Mobil Tahun Ini" di Jerman

Sebanyak 64.729 mobil meluncur dari jalur produksi Inggris, menurut data dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT).

Penurunan tersebut mencerminkan masalah rantai pasokan global dan penutupan permanen pabrik Honda pada akhir Juli.

Produksi mobil dalam 10 bulan pertama tahun ini mencapai 721.505 kendaraan, turun 2,9 persen pada 2020 ketika situs ditutup selama berbulan-bulan karena pandemi virus corona melanda Inggris.

Baca juga: Inggris wajibkan gedung baru sediakan fasilitas pengisi daya mobil listrik

Produksi mobil dan van setahun penuh akan di bawah 1 juta untuk tahun kedua berturut-turut tetapi diperkirakan akan kembali ke atas level itu pada tahun 2022, kata SMMT, mengutip perkiraan independen oleh AutoAnalysis.

"Sektor otomotif Inggris tangguh tetapi dengan COVID yang muncul kembali di beberapa pasar terbesar kami dan rantai pasokan global membentang dan bahkan putus, tantangan langsung dalam menjaga operasional industri sangat besar," kata Kepala Eksekutif SMMT Mike Hawes.

Baca juga: Pameran otomotif GIIAS dihadiri 293.252 orang, Gaikindo berterima kasih pada pemerintah

Baca juga: Begini cara Lexus jaga hubungan baik dengan konsumen
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2021