Gubri minta pelaku Parekraf buat konten kreatif cegah COVID-19

id Pulau rupat, wisata pulau rupat, rupat, gubernur riau

Gubri minta pelaku Parekraf buat konten kreatif cegah COVID-19

Gubernur Riau Syamsuar saat berdiskusi dengan pelaku ekonomi kreatif di Pulau Rupat. (ANTARA/HO-Pemprov Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Gubernur Riau Syamsuar mengajak pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), pemilik hotel dan homestay, dan generasi milenial untuk membuat konten kreatif promosi pariwisata dan sosialisasi pencegahan penyebaran COVID-19.

Ajakan itu ia sampaikan ketika kunjungan kerja di Pantai Lapin, Pulau RupatUtara, Kabupaten Bengkalis, Kamis, dalam rangkaian Serbuan Vaksinasi Massal dan Silaturahmi bersama 50 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Gubernur Riau meminta kepada para pelaku parekraf di Pulau Rupat segera bersiap dan berbenah menyambut kedatangan wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan Nusantara.

“Kunci yang paling utama adalah kesiapan masyarakat, baik menerima latar belakang wisatawan lokal maupun luar negeri, sampai dengan ketersediaan jajanan dan cenderamata yang bisa dinikmati oleh para pelancong," ujar Syamsuar.

Gubernur Riau juga selalu mempromosikan sektor pariwisata Pulau Rupat, ketika ia memberikan sambutan di sejumlah acara di berbagai daerah lantaran ia meyakini Pulau Rupat memiliki potensi yang luar biasa.

“Kita punya atraksi tari Zapin Api yang menjadi nilai jual pariwisata. Di setiap kunjungan kedinasan, saya selalu mempromosikan pariwisata, salah satunya adalah Pulau Rupat," ucap Gubernur Riau.

Syamsuar juga mengajak kaum milenial dan pelaku parekraf untuk turut membantu mempromosikan potensi parekraf dan mensosialisasikan pencegahan penyebaran COVID-19 dengan cara membuat konten-konten kekinian dan kreatif.

“Di era informasi dan teknologi saat ini, saya turut mengajak anak-anak muda milenial di Pulau Rupat untuk memperbanyak konten-konten menarik sebagai salah satu usaha mempromosikan Pulau Rupat dan mensosialisasikan pencegahan penyebaran COVID-19.

COVID-19 belum berakhir, di negeri seberang Malaysia kasus corona masih tinggi dan Singapura juga lebih tinggi lagi. Kita harus waspada tak boleh abai menganggap COVID-19 sudah selesai," ujarnya.

Pulau Rupat saat ini telah memiliki 30 homestay, 8 penginapan, dan 1 cottage. Ditambah lagi sejumlah objek wisata pantai yang memesona, hingga hidangan laut segar yang disajikan dengan bumbu khas setempat.

Syamsuar menyebut Rupat adalah pulau yang untuk pengembangan sektor pariwisata. Imbas hadirnya infrastruktur dan promosi yang kuat akan berpengaruh terhadap perkembangan Pulau Rupat.

"Kami bersama Bupati Bengkalis berusaha untuk menyelesaikan infrastruktur yang hingga saat ini belum terselesaikan. Termasuk perkembangan Ro-Ro Dumai - Malaka yang InsyaAllah bisa terwujud," tandasnya.

Baca juga: Kapal Pesiar Cruise akan singgah di Rupat, Gubri : Dijamin aman

Baca juga: Wabup Bengkalis minta penambahan trip Roro Rupat


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021