Perajin Rotan Mulai Banjir Pesanan Keranjang Parsel

id perajin rotan, mulai banjir, pesanan keranjang parsel

Pekanbaru, (antarariau) - Meningkatnya pesanan keranjang parsel Lebaran membuat kondisi sentra rotan di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru hidup kembali setelah sempat lesu akibat kesulitan bahan baku dan kalah bersaing dengan furnitur rotan imitasi dari plastik.

Ramainya aktivitas produksi keranjang parsel salah satunya bisa dilihat di Toko Dona. Sejumlah pekerja terlihat terus bekerja hingga sore hari menyelesaikan ribuan pesanan keranjang parsel.

"Pesanan sudah mulai datang bahkan dua minggu sebelum bulan puasa, jumlahnya mencapai 5.000 keranjang," kata seorang perajin rotan, Siman (36).

Menurut dia, pemesanan keranjang parsel pada tahun ini relatif cukup banyak. Dia memperkirakan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Hal itu tak lepas dari budaya orang Indonesia yang kerap memberi cendera mata parsel Lebaran yang biasanya diisi makanan kepada kerabat.

"Pesanan jauh lebih tinggi dari hari biasa, sampai kami harus mempekerjakan sekitar 30 orang untuk membuat pesanan keranjang parsel," katanya.

Ia memprediksi permintaan keranjang parsel rotan bakal meningkat pada tahun ini. Keranjang tersebut dipasok untuk kebutuhan di sejumlah daerah di Riau, seperti untuk Kota Pekanbaru hingga daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau.

"Pemesanan bukan hanya untuk Pekanbaru, melain ada juga untuk dikirim ke Batam," katanya.

Menurut dia, tarif pembuatan keranjang parsel juga bakal naik akibat tingginya permintaan. Harga keranjang parsel apabila dipesan sebelum bulan puasa akan berkisar sekitar Rp18 ribu hingga Rp45 ribu, atau tergantung ukurannya.

Ia mengatakan bahwa harga pembuatan keranjang akan naik pada minggu kedua bulan puasa. Misalnya, ukuran paling kecil harganya bisa mencapai Rp25 ribu per buah.

"Banyaknya pemesanan membawa berkah buat perajin karena kami dapat upah sebesar Rp5.000,00 dari tiap keranjang yang dibuat," ujarnya.