81 warga Bengkalis di karantina, Dinsos buka dapur umum

id Pemkab Bengkalis,bengkalis,corona bengkalis

81 warga Bengkalis di karantina, Dinsos buka dapur umum

Dinas Sosial buka dapur umum dalam rangka menangani 81 warga Bengkalis yang saat ini menjalani proses masa karantina. (ANTARA/Alfisnardo)

Bengkalis (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Sosial membuka dapur umum untuk menyiapkan kebutuhan makanan terhadap 81 orang dari Malaysia yang saat ini menjalani masa karantina selama 14 hari ke depan.

Sekretaris Dinas Sosial Reza Noverindradi Bengkalis, Senin, mengatakan, untuk melayani warga Bengkalis yang menjalani karantina, pihaknya menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Dapur umum itu terletak di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Pramuka.

"Plh Bupati meminta kami untuk menyiapkan makanan kepada 81 orangan selama masa karantina," ujar Reza.

Selain itu, kata mantan Camat Bukit Batu ini, dapur umum ini sesuai dengan kepanitiaan, sistem kepanitiaan penanganan COVID-19, kami di Dinas Sosial termasuk dalam proses dapur umum untuk penanganan bencana.

Untuk hari pertama ini, pihaknya menyiapkan 400 nasi kotak untuk makan siang dan makan warga karantina. Guna menyiapkan itu, Dinsos mengerahkan semua staf dibantu Tagana.

"Hari ini 400 kotak siang dan malam ditambah snack. Itu untuk saudara kita dikarantina termasuk petugas. Mulai besok kita masak, untuk makan pagi 200, siang 200 dan malam 200 kotak," ungkapnya.

Reza berharap, masyarakat Bengkalis yang menjalani karantina mengikuti seluruh aturan. Hal itu bukan untuk kepentingan pribadi melainkan semua orang.

"Kami berharap selama menjalani masa karantina 81 warga Bengkalis ini dapat menjalani aturan yang telah ditetapkan," pintanya.

Baca juga: Pemkab Bengkalis siapkan dua lokasi tangani pasien COVID-19

Baca juga: 81 warga Bengkalis dari Malaysia dikarantina cegah penularan virus corona

Baca juga: Corona kian meresahkan, Dishub Bengkalis tutup pelabuhan BSSR


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar