BPOM percepat perizinan UMKM untuk tingkatkan daya saing

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,BPOM

BPOM percepat perizinan UMKM untuk tingkatkan daya saing

Mardanis (53) pelaku UMKM "Kripik Nenas Sakinah" Kota Pekanbaru, hanya 1 hari sudah bisa memperoleh sertifikat izin edar produk dari Balai BPPOM Pekanbaru, dan untuk satu produk kemasan Rp250 ribu setelah didiskon 50 persen. (Frislidia/Antara)

Pekanbaru (ANTARA) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru, kini mempercepat pemberian izin edar bagi UMKM untuk pangan olahan agar daya saing produk mereka makin meningkat.

"Percepatan pemberian izin edar sebuah terobosan dari pemerintah karena biasanya dibilang sulit, rumit dan mahal serta berbelit-belit, tetapi nyatanya tidak dan kita buktikan peserta diundang dan hadir, di kanto BBPOM Pekanbaru ada yang satu hari selesai," kata Kepala BBPOM Pekanbaru, Muhammad Kasuri di Pekanbaru, Kamis.

Ia menyebutkan itu disela Sarasehan percepatan perizinan pelaku usaha pangan dan UMKM Pangan Berdaya Saing "Pelayanan prima e-reegistration pangan olahan" oleh Balai Besar pengawasan Obat dan Makanan di Pekanbaru, diikuti sebanyak 20-an UMKM.

Menurut Kasuri, pada cara ini masih ada yang melanjutkan pengurusannya karena ada beberapa persyartan yang harus dipenuhi dan dalam dua hari ini dapat langsung izin edar sehingga tidak perlu tunggu dari Jakarta atau tunggu dari mana, yang jelas ada memang proses sebelumnya yang harus diikuti.

Sebelumnya, katanya lagi, proses yang harus dilalui UMKM adalah pemberian bimbingan tekhnis pada para pelaku usaha yang mempunyai komitmen berkaitan dengan usaha pangannya, seperti mulai dari lay out sarananya, kemudian proses produksinya seperti apa.

"Proses tersebut dikawal semuanya oleh BPOM Pekanbaru, diperiksa dulu kemudian bagi yang sudah memenuhi syarat kita berikan rekomendasi untuk diundang ke kantor BPOM Pekanbaru," katanya.

Bagi yang tidak bisa internet, katanya lagi, dna yang tidak paket internet difasilitasi semua, dan petugas dari BPOM juga hadir di sini untuk bisa menilai hasil yang bisa diksasikan pada UKM sehingga mereka bisa bawa bawa izin edar.

Animo pelaku usaha untuk mendaftarkan usaha mereka sangat banyak, namun Desember 2019 hanya tinggal dua minggu lagi, maka antrian UMKM cukup banyak dan jika tidak terlayani pada akhir tahun ini dan dijanjikan dilanjutkan pada Januari 2020.

"Sedangkan potensi UKM yang bakal mengurus izin edar produksinya cukup banyak untuk 2020 maka kami berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait menjaring usaha sagu di Sungai Tohor untuk produksi pengohalan sagu Meranti agar segera mendapatkan branding agar produk mereka bernilai ekonomis tinggi," katanya.

Selain itu, BPOM juga mengintervensi UMKM pengolahan ikan asap di Pelalawan dan di Kabupaten Kampar, agar segera mendapatkan izin edar, apalagi BPOM Pekanbaru telah membuka sistim konsultasi 24 jam setiap hari.

Kasuri juga mengimbau UMKM agar jangan tergiur calo karena modusnya hanya menipu, dan sebaiknya berkonsultasi pada BPPOM pada nomor 08580 561 0203, on line 24 jam setiap hari. Tanya apa saja dan petugas BPOM Pekanbaru akan pro aktif.

Sementara itu periode Januari-Desember 2019 tercatat sebanyak 47 izin edar yang sudah diterbitkan BPOM Pekanbaru khusus pangan sedangkan untuk produk kosmetika sedang dalam proses, terdapat sebanyak 30-an produk usaha kosmetik yang bakal dapat izin edar itu.
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar