383 atlet Indonesia dan Malaysia berlaga di Kejuaraan Sepatu Roda Piala Bupati Siak

id sepatu roda, kejuaraan sepatu roda, sepatu roda siak, pemkab siak

383 atlet Indonesia dan Malaysia berlaga di Kejuaraan Sepatu Roda Piala Bupati Siak

Para atlet bersepatu roda di Venue Kecamatan Mempura, Siak. (ANTARA/Bayu Agustari Adha)

Siak (ANTARA) - Sebanyak 383 atlet dari 18 daerah se-Indonesia dan satu dari Malaysia dalam31 klub berlagadalam Kejuaraan Sepatu Roda Piala Bupati Siak 2019, di VenueSepatu Roda Mempura, Jumat (22/11).

"Alhamdulillah ada empat atlet Siak dari enam orang yang mewakili Riau untuk Pekan Olahraga Nasional 2020 di Papua," kata Bupati Siak, Alfedri usai membuka iven tersebut.

Iven sepatu roda tersebut dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok pemula, standar dan kelompok kecepatan. Ini merupakan yang keempat kali digelar dengan tujuan untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus untuk memotivasi olahragawan Siak.

Lebih lanjut, Alfedri mengatakan iven ini juga bagian dalam rangka untuk mempromosikan pariwisata Kabupaten Siak ke seluruh Indonesia dan manca negara. Wisatawan kata dia akan banyak berkunjung ke Siak sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Mewakili Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi) RPM Hendrayana Surya menyebutkan arena sepatu roda di Siak merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Kegiatan maraton sepatu roda juga bisa dilaksanakan karena jalanannya cukup bagus.

"Saya sudah berkeliling di kota istana ini. Di kota Siak ini bisa diselenggarakan iven maraton sepatu roda, dengan jarak tempuh 10 - 25 kilometer, jalanannya sangat memadai," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Siak Syahrudin menyebutkan peserta tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya dan diikuti satu tim dari negeri jiran. Kejuaraan Sepatu Roda Piala Bupati Siak ini dimulai 22 hingga 24 November 2019.

Baca juga: Bupati terkesan kiprah Porserosi Rohil

Baca juga: Piala Kejurnas Sepatu Roda Siak Sukses Digondol Tim Asal Bekasi


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar