AKD DPRD Riau disahkan, tiga parpol ini tak dapat kursi pimpinan

id DPRD Riau,paripurna dprd riau

AKD DPRD Riau disahkan, tiga parpol ini tak dapat kursi pimpinan

Paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan DPRD Riau,Kamis malam (ANTARA/Diana Syafni)

Pekanbaru (ANTARA) - DPRD Provinsi Riau telah menetapkan susunan Alat Kelengkapan Dewan dalam rapat paripurna yang digelar, Kamis malam (10/10).

Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet dihadiri oleh 40 Anggota DPRD dari lima fraksi, sementara tiga fraksi lainnya yakni Fraksi PKS, Fraksi Gerindra dan Fraksi PAN tak tampak menghadiri sidang tersebut.

Tak hanya itu, ketiga fraksi ini juga tidak mengirimkan usulan nama-nama anggota mereka untuk ditetapkan dalam susunan AKD di paripurna yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut. Sempat berjalan alot, paripurna dihujani interupsi dari anggota dewan yang hadir.

Namun pada akhirnya, disepakati nama-nama pimpinan dan anggota dari Badan Anggaran, Badan Musyawarah, komisi, Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Riau. Sementara, PKS, Gerindra dan PAN yang tak hadir, otomatis tidak ada yang menyuarakan kursi pimpinan di AKD DPRD Riau.

Indra Gunawan Eet mengatakan telah berupaya untuk memfasilitasi usulan delapan Fraksi yang ada di DPRD Riau. Namun, keputusan tetap berada pada kesepakatan forum paripurna.

"Lobi-lobi dari beberapa hari lalu. Sore tadi sudah ada titik temunya, teman-teman dari tiga fraksi meminta kesabaran lima fraksi lainnya. Namun keputusan tetap berada pada kawan-kawan. Saya tadi dalam paripurna sudah menggiring untuk diulur-ulur waktu dengan skors. Tapi dilihat sendiri, banyak interupsi dari anggota," ucap Eet.

Eet memprediksi, bakal ada kekecewaan yang dirasakan tiga fraksi tersebut. Namun bagaimanapun Eet meminta agar semua pihak dapat menerima keputusan yang telah disahkan dalam paripurna.

"Saya terus terang kecewa, tidak mengharapkan ini, karena kita ingin perjalanan dari kolektif dan kolegial 65 DPPD ini nyaman, tapi yah kita lihat nanti sesuai prosesnya. Suka atau tidak suka ini harus dijalani, mudah-mudahan kawan-kawan di tiga fraksi bisa menerima ini. AKD ini kan tidak mutlak, nanti ada revitalisasinyaseiringberjalannya waktu," ucap politisi Golkar ini.

Eet meminta agar tiga fraksi mengusulkan nama-nama dalam susunan AKD, untuk kemudian disepakati dalam paripurna berikutnya.

"Fraksi PKS,Gerindra, PAN, silahkan masukan nama-nama nanti kita paripurnakan kembali karena setiap anggota DPRDharus masuk dalam alat kelengkapandewan," ucap Eet.

Berikut susunan AKD DPRD Riau yang telah disahkan, Komisi I, Ketua komisi Ade Agus Hartanto (PKB), Wakil Ketua Amyurlis (Golkar) dan Sekretaris Iswandi (PDIP). Komisi II, Ketua Robin Hutagalung (PDIP), wakil ketua M Arpah (Fraksi Gabungan PPP Nasdem Hanura) dan sekretaris Sugianto (PKB).

Kemudian Komisi III yakni Ketua Husaimi Hamidi (Fraksi gabungan PPP Nasdem Hanura), wakil ketua Karmila Sari (golkar) dan Sekretaris Eva Yuliana (Demokrat). Komisi IV Ketua Parisman Ikhwan (golkar), wakil ketua Dani M Nursalam (PKB) dan sekretaris Syafaruddin Poti (PDIP).

Komisi V, Ketua Eddy Moh Yatim (Demokrat) wakil ketua Soniwati (PDIP) dan sekretaris Sulastri (golkar). Ketua BP2D DPRD Riau, Makmun Solihin (fraksi PDIP). Sementara itu Ketua BK dipimpin Sukarmis (Golkar) wakil Abu Khoiri.

Baca juga: Ketua DPRD Riau puji kinerja Kapolresta Pekanbaru yang pingsan saat amankan demo

Baca juga: Pimpinan DPRD Riau boyong keluarga dan kerabat saat pelantikan


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar