Pengusaha Gelper tuntut legislator perjuangkan kesejahteraan masyarakat

id Gelper Inhil, demo Gelper Inhil, DPRD Inhil

Pengusaha Gelper tuntut legislator perjuangkan kesejahteraan masyarakat

Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Inhil (FPMPI) bersama ratusan karyawan saat menggelar aksi damai di Kantor DPRD Inhil, Kamis (5/9). (ANTARA/Adriah)

Tembilahan (ANTARA) - Sejumlah pengusaha Gelanggang Permainan (Gelper) menuntut Dewan Perwakilan Rakyat DaerahIndragiri Hilir, selaku wakil rakyat untuk memperjuangkan kesejahteraan para pekerja Gelper pasca ditutup sejak Minggu (1/9).

Masyarakat yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Inhil (FPMPI) bersama ratusan karyawan Gelper mendatangi Kantor DPRD Inhil, Kamis, meminta Pemerintah Daerah setempat untuk tidak menutup usaha Gelper mengingat ada ratusan orang yang menggantungkan hidup dari usaha Gelper.

“Kami meminta Pemda untuk mencarikan jalan keluar dari permasalahan ini, tentunya apapun kendalanya akan kami penuhi asalkan usaha Gelper tetap bisa dibuka sehingga tetap bisa mempekerjakan karyawan kami,” ucap Mutaqim nasri selaku pembina FPMPI.

Baca juga: Tertibkan Panti Pijat dan Gelper, Kasatpol PP Pekanbaru Hadapi Kendala ini

Dalam orasinya, Mutaqim mengaku pihaknya siap diberi pembinaan dan mengikuti peraturan yang berlaku seperti tidak melakukan tindak perjudian, tidak melanggar atau melakukan tindak asusila, tidak akan melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta siap berkontribusi bersama masyarakat setempat serta pemerintah setempat.

“Kami siap diberi pembinaan dan mengikuti peraturan yang ada. Jika persoalannya ada di izin coba sebutkan izin apa lagi yang harus kita penuhi. Jika berkaitan dengan peraturan kami siap mengikuti, jika ada indikasi pelanggaran di lapangan silahkan lakukan peninjauan dan berikan tindakan tegas jika terbukti,” tegasnya.

Menyikapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Inhil, Yusuf Said mengaku tidak berani mengambil langkah kebijakan terhadap tuntutan yang disampaikan. Namun dia berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemegang kebijakan yakni Pemerintah Daerah.

“Kami tidak mungkin membuat keputusan sendiri karena ini bukan kewenangan kami, tapi ini tetap akan kita tindaklanjuti,” tegas Yusuf Said.

Baca juga: Massa FPMPI datangi DPRD Inhil tuntut solusi pasca-penutupan Gelper

Baca juga: Polda Riau Bongkar Praktek Judi Berkedok Gelper Beromzet Ratusan Juta di Pusat Hiburan Pekanbaru


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar