ACT sabet penghargaan kemanusiaan di HUT ke-11 Kabupaten Sigi

id ACT, ACT Riau, ACT Sulteng, Pemkab Sigi

Nani Loulembah (tiga dari kanan) saat prosesi penghargaan oleh Pemkab Sigi pada Sabtu (29/6/2019). (dok ACT/19)

Pekanbaru (ANTARA) - Aksi Cepat Tanggal (ACT) meraih penghargaan kemanusiaan atas kontribusi besar yang diberikan kepada warga Kabupaten Sigi pascabencana gempa bumi serta likuefaksi yang melanda pada 28 September 2018 silam. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Sigi pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Sigi, yang dipusatkan di Tugu GMT Desa Pakuli Utara Kecamatan Gumbasa, Sabtu (29/6).

Selain ACT, Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi juga memberikan penghargaan kepada sejumlah Non-Government Organization (NGO) internasional, di antaranya UNDP, UNICEF, JICA, dan Islamic Relief.

Kepala Cabang ACT Sulawesi tengah Nurmarjani Loulembah mengungkapkan rasa terima kasih kepada para dermawan ACT yang telah membantu tercapainya program-program kemanusiaan secara maksimal.

"Terima kasih saya ucapkan kepada para dermawan ACT yang sampai saat ini masih terus bersama kami membantu pemulihan pascabencana di Sulteng. Apa yang telah diberikan melalui lembaga ini membantu kami dalam memaksimalkan kerja yang bermanfaat bagi masyarakat. Saya berharap ke depannya semakin banyak kerja sama yang terus dibangun. Tidak hanya dengan pemerintah, namun juga dengan mitra dalam maupun luar negeri,” ujar Nurmarjani yang akrab disapa Nani ini.

Seperti diketahui, ACT hingga saat ini masih terus membersamai warga yang terdampak bencana pada 28 September 2018 lalu. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak, ACT juga telah membangun hunian, masjid permanen, sekolah hingga pemulihan ekonomi masyarakat.

Khusus Kabupaten Sigi, ACT telah membangun lima Kompleks Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) yang tersebar di Desa Sibalaya, Soulowe, Langaleso, dan Lolu serta Desa Sidera. Lima Kompleks ICS tersebut dapat menampung ratusan kepala keluarga.

Pada peringatan HUT ke-11 Kabupaten Sigi, Bupati Sigi Irwan Lapata mengatakan dari hasil perhitungan Babadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), kerugian infrastruktur yang dialami Kabupaten Sigi akibat bencana alam tersebut sekitar Rp11,1 triliun.

Irwan Lapata mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sigi ke depannya agar dapat bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia untuk memajukan ekonomi masyarakat.

Peringatan hari jadi Kabupaten Sigi tahun ini mengambil tema "Dengan semangat HUT ke-11, kita wujudkan Kabupaten Sigi yang maju dan mandiri berbasis ekonomi kerakyatan melalui penegakan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik".

Baca juga: ACT akan salurkan daging kurban sampai ke Etiopia

Baca juga: Mengetahui simbiosis mutualisme qurban


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar