Milad ke-54 Inhil, Dinas Perkim gelar lomba permainan rakyat

id Milad ke-54 inhil, dinas perkim, permainan rakyat

Milad ke-54 Inhil, Dinas Perkim gelar lomba permainan rakyat

Lomba menyolak kelapa (Adriah)

Tembilahan (ANTARA) - Dalam rangka memeriahkan Milad Ke-54 Kabupaten Indragiri Hilir, Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Inhil menggelar perlombaan permainan rakyat berupa lomba Tarik Tambang, lomba gasing dan lomba menyolak kelapa.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kabupaten Inhil, Ir T Edi Efriza MP mengatakan, permainan rakyat tersebut diikuti oleh beberapa utusan dari kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Inhil.

“Cukup ramai yang berpartisipasi, tentunya ini akan menambah semarak perlombaan dalam rangka Milad Ke-54 Kabupaten Inhil,” kata T Edi, di Tembilahan, Senin.

Edy menuturkan, tidak hanya untuk menyemarakkan Milad Kabupaten Inhil, perlombaan permainan rakyat yang digelar juga bertujuan untuk menjalin silahturrahmi antarsesama masyarakat.

“Mudah mudahan dengan acara perlombaan ini dapat memupuk tali silaturahmi antara masyarakat dan Instansi pemerintah,” katanya.

Sementara pihak panitia penyelenggara, Yusnaldi menjelaskan pemainan rakyat ini selain diikuti dinas dan instansi, juga diikuti oleh masyarakat dari Kecamatan Tempuling, Batangtuaka, Gaung, GAS dan Kecamatan Terdekat yakni Kecamatan Tembilahan Hulu dan Tembilahan Kota.

“Kita melaksanakan perlombaan tradisional ini dimulai pada tanggal 15-16 Juni 2019, untuk perlombaan gasing itu dua hari baru selesai peserta terdiri dari masyarakat umum dan instansi pemerintah,” jelas Yusnaldi.

Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, RM Sudinoto memandang, gelaran perlombaan dalam rangka Milad Ke-54, akan lebih bermanfaat untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.

Sebagai koordinator Milad Ke-54 Kabupaten Inhil, Sudinoto berharap, ke depan penyelenggaraan acara peringatan Milad dapat berjalan maksimal, masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dengan terlibat langsung dalam kepanitiaan.

“Kalau bisa, ke depan panitia penyelenggara perlombaan dilaksanakan oleh masyarakat sesuai dengan kondisi dari segi finansial dan sosial masyarakat,” tutur Sudinoto.