Tingkat ekonomi konsumen Riau pesimis, begini penjelasan BPS

id BPS,tingkat ekonomi konsumen Riau,indeks tendensi konsumen,berita riau antara,berita riau terbaru

Tingkat ekonomi konsumen Riau pesimis, begini penjelasan BPS

Logo (Foto ANTARA)

Pekanbaru (ANTARA) - Badan Pusat Statistik menyatakan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) di Provinsi Riau pada Triwulan I-2019 sebesar 99,95 menunjukkan tingkat ekonomi konsumen pesimis pada triwulan ini.

“Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya mencapai 100,92, maka pesimisme ekonomi konsumen pada triwulan ini mengalami penurunan dan berada pada peringkat 9 dari 10 provinsi yang ada di Sumatera,” kata Kepala BPS Riau, Aden Gultom di Pekanbaru, Riau, Kamis.

Persepsi ini tidak sebaik kondisi ekonomi konsumen secara nasional yaitu sebesar 104,35 pada triwulan I-2019, namun lebih baik dari kondisi triwulan I-2018 Riau yang sebesar 98,16.

Ia menjelaskan pesimisme konsumen atas kondisi ekonomi triwulan ini dipengaruhi oleh satu variabel pembentuk ITK, yaitu tingkat konsumsi makanan dan bukan makanan 94,35. Sedangkan persepsi pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi 101,54 dan pendapatan rumah tangga kini (I-2019) optimis sebesar 101,45.

“Kondisi ekonomi dan pesimisme konsumen triwulan I-2018 diperkirakan disebabkan oleh adanya penurunan volume konsumsi rumah tangga, pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi, dan meningkatnya pendapatan rumah tangga,” katanya.

BPS memperkirakan nilai ITK Provinsi Riau pada Triwulan II-2019 sebesar 111,71 yang artinya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan yang akan datang diperkirakan optimis dibanding triwulan I-2019.

“Persepsi ekonomi konsumen diperkirakan optimis pada triwulan mendatang, meningkat dibanding triwulan I-2019,” katanya.

Perkiraan optimisme kondisi ekonomi konsumen tersebut didukung oleh optimisme salah satu indeks pendukungnya, yaitu indeks pendapatan rumah tangga mendatang sebesar 118,93.

“Sedangkan indeks rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan pesta atau hajatan pesimis dengan indeks sebesar 99,05,” katanya.

Baca juga: Tingkat pengangguran terbuka di Riau turun 0,15 persen. Begini penjelasan BPS

Baca juga: Neraca ekspor-impor Riau surplus 869 juta dolar AS. Begini penjelasannya