Stok dan harga kebutuhan pokok di Pekanbaru aman jelang Ramadan

id Pasar,kemendag,gubernur riau,stok bahan pokok,harga sembako terbaru,berita riau antara,berita riau terbaru

Stok dan harga kebutuhan pokok di Pekanbaru aman jelang Ramadan

Gubernur Riau Syamsuar dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, saat meninjau stok dan harga kebutuhan pokok di Pekanbaru (Antaranews/Vera Lusiana)

Pekanbaru (ANTARA) - Kementerian Perdagangan memastikan stok dan harga kebutuhan pokok, di Pekanbaru relatif stabil dan aman menjelang Ramadan 2019/1440 Hijriyah.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, saat berkunjung ke Pekanbaru, memastikan dari hasil peninjauan tim ke Pasar Sukaramai dan Cik Puan di Kota Pekanbaru, beberapa swalayan, dan gudang stok kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, terigu, telur dan sebagainya cukup. Begitu juga harga relatif stabil.

Misalkan harga beras medium kini di Sukaramai pasarkan Rp9.800/kg, beras premium Rp11.500-14.500/kg, gula pasir Rp11.500/kg, minyak goreng curah Rp9.900/kg, telur ayam ras Rp22.400/kg, cabai merah keriting Rp35.000-40.000/kg, cabai rawit Rp50.000 -55.000/kg, bawang merah Rp26.000/kg, bawang putih Rp40.000-49.000/kg, daging sapi Rp120.000/kg dan daging ayam ras Rp28.000/kg.

"Harga bapok di Pasar Sukaramai dan Pasar Cik Puan masih terkendali. Harga gula pasir bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, di Pekanbaru, Jumat.

Baca juga: Kemendag operasi pasar bawang putih di Pekanbaru, harga grosir Rp22.500/kilogram

Sementara di Pasar Cik Puan, beras premium dijual seharga Rp12.500 -14.000/kg, beras medium Rp10.000-11.800/kg, daging sapi Rp120.000/kg, gula pasir Rp10.000/kg, minyak goreng curah Rp10.000/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter, daging ayam Rp29.000/kg, telur ayam ras Rp22.400/kg atau Rp1.400/butir, bawang putih Rp45.000/kg, dan bawang merah Rp32.000/kg.

Dirjen PDN mengungkapkan, bahkan pemerintah akan menggelar operasi pasar untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bapok. Kementerian Perdagangan senantiasa berupaya hingga Iebaran nanti, harga bapok akan tetap stabil.

"Bersama Bulog akan menjaga kestabilan harga juga ketersediaan. Jadi kalau ada gejolak, dapat diantisipasi Iebih cepat. Dari sisi pasokan, terutama dalam menghadapi Ramadan, tidak ada masalah," ujar Dirjen PDN.

Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Riau juga melakukan operasi pasar bawang putih untuk membuat harganya tidak terlalu tinggi. Operasi pasar bawang putih digelar di Pasar Sukaramai dan Pasar Cik Puan. Bawang putih dijual seharga Rp22.500/kg di tingkat distributor dan masing-masing pedagang diperbolehkan untuk menjual secara eceran ke konsumen maksimal Rp30.000/kg.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar meminta pedagang tidak melakukan penimbunan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Menurutnya pemerintah sudah membentuk Satuan tugas (Satgas) pangan yang mengawasi dan menangkap para pedagang yang berani bermain.

"Kalau menimbun nanti ada satgas pangan yang akan bertindak, mudah-mudahan tidak ada sehingga harga lebih stabil," tegas Syamsuar.

Ia juga berharap tidak terjadi bencana longsor di jalur Sumbar, yang akan mengganggu distribusi pangan dari sentra penghasil, menjelang Ramadan.

"Sehingga umat muslim bisa beribadah dengan tenang, nyaman," pungkasnya.

Baca juga: Gubernur Riau dan tim Kemendag turun ke pasar tradisional. Ada apa ya?

.