Pekanbaru (ANTARA) - Tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan PR-HSD berhasil menyelamatkan seekor harimau Sumatera liar yang sudah berhari-hari kakinya terjerat di kawasan restorasi ekosistem di Kabupaten Pelalawan, Riau.
Video amatir dokumentasiBBKSDA Riau ini menunjukan proses evakuasi satwa langka itu
Diawali dengan proses pembiusan, sejumlah petugas mengeluarkan suara-suara dari mulut untuk menenangkan “Si Belang”. Setelah berhasil membiusnya, harimau itu diangkut menggunakan tandu dan perahu untuk keluar dari kawasan itu.
Hasil diagnosa awal tim medis menyatakan harimau itu berjenis kelamin jantan dengan perkiraan usia 3-4 tahun, dan bobotnya sekitar 90 kilogram. Harimau itu terkena jerat di kaki kiri bagian depan, yang diperkirakan sudah berlangsung selama tiga hari.
“Saat ditemukan (harimau) diperkirakan sudah terjerat selama tiga hari sampai kakinya mengalami infeksi dan lukanya dikerumini lalat,” kata Kepala Balai BKSDA Riau, Suharyono.
Untuk proses penanganan lebih lanjut, ia mengatakan BBKSDA Riau telah menyerahkan harimau terluka itu kepada Balai KSDA Sumatera Barat (Sumbar) yang selanjutnya dititipkan ke PR-HSD di Dhamasraya, Sumbar.
Baca juga: Jagawana dan Harimau Sumatera liar barengan terperangkap jerat pemburu di Riau. Kok bisa?
Baca juga: Kasihan, kaki Harimau Sumatera infeksi akibat jerat di Riau terancam diamputasi