Kapal Tenggelam Lagi di Perairan Riau, Satu Korban Hilang

id kapal tenggelam,korban tenggelam,Selat Malaka,Basarnas Pekanbaru,kapal tenggelam meranti

ilustrasi Kapal Tenggelam (ANTARA News)

Pekanbaru(Antaranews Riau) - Sebuah kapal dengan Lambung GT 6 tenggelam di perairan Provinsi Riau, dan satu orang penumpang dikabarkan hilang. Ini adalah kejadian kedua pada awal tahun 2019.

Kepala Basarnas Pekanbaru Gede Darmada di Pekanbaru, Selasa, mengatakan kapal GT 6 tenggelam di sekitar perairan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapal dengan rute Rupat Alay ke Pulau Batu Malaysia itu, tenggelam pada hari Senin (11/2) sekitar pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Meranti, Kapal GT 6 tenggelam di titik koordinat 01 12 21.04 N - 102 36 9.76 E .

Baca juga: Tiga Orang Hilang Dalam Kapal Tenggelam di Bengkalis

Penyebab kapal tenggelam belum bisa dipastikan. Satu orang korban bernama Nerhak, 50 tahun, belum ditemukan. Sementara itu, nakhoda kapal yang bernama Bacok (43) dan Kandar (40) selamat.

Basarnas Pekanbaru menerima informasi kapal tenggelam pada Senin petang sekitar pukul 18.45 WIB. Basarnas Pekanbaru langsung memberangkatkan satu Tim Rescue Pos SAR Bengkalis untuk melakukan pencarian dengan menggunakan Kapal Negara (KN) 411, Rubber boat, Peralatan Selam, Alat komunikasi, dan Medis.

“Pada pagi ini Pukul 07.00 WIB, Tim SAR gabungan bergerak untuk melakukan penyisiran di area kejadian. Unsur yang terlibat yaitu BPBD Kepulauan Meranti, Polair Bantar Mudik dan Masyarakat setempat,” kata Gede.

Baca juga: Tim SAR temukan jenazah lansia tenggelam di Kuansing

“Untuk cuaca di lokasi cerah mudah-mudahan gelombang tidak tinggi, dan Tim SAR Gabungan dapat melakukan penyisiran dengan optimal,” tambah Gede.

Dalam dua bulan terakhir pada 2019, sudah ada dua insiden kapal tenggelam di perairan Provinsi Riau yang berbatasan dengan Selat Malaka. Insiden pertama adalah tenggelamnya apal Kargo DBS 02 dengan muatan 700 ton semen PT Semen di perairan Kabupaten Bengkalis pada 26 Januari lalu.

Saat kejadian, ada 10 penumpang di kapal tersebut terdiri dari sembilan kru dan satu orang saudara kru yang ikut berlayar, menurut keterangan Basarnas Pekanbaru.Hingga proses pencarian selama seminggu dan akhirnya dihentikan, satu korban masih belum ditemukan atas nama Dasril.

Baca juga: Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Bengkalis Dihentikan

Baca juga: Diduga Ada 19 TKI Dalam Kapal Tenggelam


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar