PLN: Mesin Tidak Dapat Beroperasi Secara Maksimal

id pln mesin, tidak dapat, beroperasi secara maksimal

PLN: Mesin Tidak Dapat Beroperasi Secara Maksimal

Tembilahan, (Antarariau.com) – Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Budi Warman mengakui bahwa mesin yang beroperasi saat ini sudah sangat tidak layak.

“Terkait permasalahan tidak mampunya mesin sewa pembangkit listrik beroperasi secara maksimal, hal tersebut terjadi karena kontrak awal dengan beberapa vendor sudah berlangsung semenjak tahun 2009 lalu, diantaranya Bima Golden kontrak 2 Megawatt (Mw), Tiga Bintang kontrak 6 Mw dan MPI kontrak 2 Mw,” kata Manager PLN Ranting Tembilahan, Budi Warman, di Tembilahan, Jumat.

Dia mengungkapkan kontrak yang berlangsung sekarang sudah hampir 5 tahun lebih, dan menurut dia hal tersebut berarti mesin yang telah disewa dari beberapa vendor sudah beroperasi lumayan lama dan memerlukan perawatan khusus atau dilakukan pembaruan mesin sewa baru.

Kemudian disamping itu dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir terkait pembaruan kontrak dengan beberapa vendor yang menjalin kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara tersebut dan penambahan mesin sewa pembangkit listrik dengan daya 4 Mw dari WIC.

"Kontrak baru yang kita lakukan untuk penambahan mesin pembangkit listrik diperkirakan akan tiba pada 1 April medatang" ungkapnya.

Dia menerangkan semua kontrak yang dilakukan PLN Ranting Tembilahan dengan beberapa vendor akan berakhir pada Agustus 2015 mendatang, dan akan dilanjutkan dengan status mesin baru dari pembaruan kontrak yang kita ajaukan pada beberapa vendor tersebut.

Selain itu jelasnya, dengan adanya pembaruan mesin pembangkit listrik dan penambahan mesin pembangkit listrik baru WIC dengan daya 4 Mw, kemungkinan PLN Ranting Tembilahan akan surplus daya kurang lebih 2,8 Mw yang artinya krisis listrik di Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir akan terpecahkan. (Adv)