AMSI Riau gandeng Cek Fakta dan Google gelar pelatihan literasi berita

id amsi riau,literasi berita

AMSI Riau gandeng Cek Fakta dan Google gelar pelatihan literasi berita

Ahmad S Udi. (ANTARA/dok)

Pekanbaru (ANTARA) - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Riau bersama Cek Fakta, Google News Initiative menggelar pelatihan literasi berita untuk publik di Provinsi Riau.

Pelatihan atau training bertema “Melawan mis dan disinformasi" itu diikuti dosen, mahasiswa dari berbagaiperguruan tinggi di Riau, Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) 12 Kabupaten/kota serta stake holder terkait lainnya.

Kegiatan ini berlangsung 24-25 September 2022 di sebuah hotel di Pekanbaru, Riau. “Pelatihan ini sangat penting dan berguna bagi mahasiswa, para stake holder yang kita undang, agar penyebarluasan informasi berita di media sesuai dengan kaidah yang sebenarnya," ungkap Ketua AMSI Riau, Ahmad Suudi.

Saat ini kata pria yang akrab disapa Amek ini mengatakan, kegiatan Pelatihan Literasi Media (News Literacy Training) untuk publik tersebut sebagai upaya memperkuat pengetahuan dan keterampilan publik mengatasi mis/disinformasi, termasuk di AMSI Wilayah Riau.

" Pemberitaan di media sosial sangat luar biasa, terutama jelang tahun politik. Jadi, training ini menjadi penting untuk menangkal informasi hoaks, misinformasi dan disinformasi, dimana mahasiswa, kampus jadi sasarannya. Diskominfo harus ikut membantu menangkal ini," papar Amek.

Lebih jauh, dijelaskan Amek, pemerintah daerah, mahasiswa, harus memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang literasi media. "Harus bisa membedakan informasi yang benar dan mana yang keliru. Mahasiswa, kampus dan humas atau kominfo harus memahami konteks ini dulu," tegasnya

Apalagi saat ini, kata Amek, informasi di media sosial sulit untuk dibendung, terutama oleh masyarakat pengguna gawai yang jumlahnya cukup besar.

"Karena itulah, AMSI Riau sangat berkomitmen untuk turut memberantas, mengurangi, mengantisipasi penyebaran informasi yang salah atau misinformasi dan disinformasi,"jelas pria berjenggot ini.

Selama dua hari, para peserta mendapat pelatihan dari dua trainer nasional berpengalaman yakniArsito Hidayatullah alumni S2 komunikasi Australia dari Suara.com dan Rini Yustiningsing, Pemimpin Redaksi Harian Solo Pos.