BPS Siak mulai data registrasi sosial ekonomi

id BPS, Siak, registrasi, satu data

BPS Siak mulai data registrasi sosial ekonomi

BPS Siak melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Siak untuk Pelaksanaan registrasi sosial ekonomi untuk satu data dalam program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. (ANTARA/HO-BPS Siak)

Siak, (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Kabupaten Siak akan melakukan Registrasi Sosial Ekonomi untuk mendapatkan Satu Data dalam Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang dimulai pada 15 Oktober 2022.

Kepala BPS Kabupaten Siak, Ari Setiadi Gunawan mengatakan, untuk pendataan awal registrasi sosial ekonomi langsung dilakukan kepada masyarakat tingkat kampung/desa.

"Diharapkan pada 15 Oktober nanti kegiatan berjalan sesuai harapan dan kami mohon kerja sama lintas sektor untuk mendukung Regsosek," katanya di Siak, Selasa.

Ia mengungkap, saat ini ada datanya ada 6.000 lebih keluarga miskin yang harus disurvei untuk digolongkan lagi sesuai instrumen kategori seperti apakah masuk keluarga miskin atau ekstrem miskin.

Bupati Siak Alfedri dalam kesempatan tersebut mendukung pelaksanaan pendataan Regsosek tersebut karena program ini serentak di seluruh daerah se-Indonesia.

Ia berharap semua pihak termasuk organisasi perangkat daerah, camat dan penghulu kampung (kepala desa) untuk ikut berperan aktif dalam pendataan langsung kepada masyarakat.

"Data masyarakat miskin ini telah berjalan dengan sistematis di segala sektor, baik sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Ini masih terus dimutakhirkan dan bergerak, satu data dalam penanggulangan masyarakat ekstrem miskin," ujar Alfedri.

Dia mengatakan diperlukan sinergi kebijakan program pemerintah pusat-pemerintah provinsi-pemerintah kabupaten/kota untuk menentukan program penanggulangan kemiskinan ekstrim berjalan sesuai satu data. Pasalnya daerah juga telah memiliki lembaga Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) ikut serta dalam program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat tercapai maksimal.

"Niat mulia ini harus diiringi oleh kerja nyata kita bersama dalam penanggulangan ekstrem miskin ini agar terus tergerus sampai titik akhir di tengah-tengah kehidupan masyarakat di Kabupaten Siak ini," ungkapnya.