Tingkatkan mutu lulusan Unilak gelar FGD dunia usaha

id FGD unilak,unilak pekanbaru, universitas lancang kuning

Tingkatkan mutu lulusan Unilak gelar FGD dunia usaha

FGD Unilak menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai bidang dari Apindo Riau, PT Indah Kiat,  PT Rapp, rumah sakit Tabrani group, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, LPK Citra Reksa Tama di Pekanbaru, Jumat (23/7/2021). (ANTARA/HO-Unilak)

Pekanbaru (ANTARA) - Guna meningkatkan lulusan bermutu dan berkualitas, FakultasEkonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru menggelar Focus Group Discussion dengan tema sinkronisasi dunia usaha/industri dengan dunia pendidikan dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

"Fekon Unilak akan berperan pada magang praktek kerja, pertukaran mahasiswa, Fekon akan terus menjalin kerjasama dengan pemerintah/dunia industri serta antar perguruan tinggi," kata Dekan Fekon Unilak

Dr. Arizal. SE.MM di Pekanbaru, Jumat.

FGD menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai bidang seperti dari Apindo Riau yang di wakili oleh Bukhari, Bank Syariah Indonesia oleh Wawan Purwanto, PT Indah Kiat hadir Armadi SE,PT Rapp hadir T. Kespandiar yang merupakan alumni MM Pascsarjana Unilak, rumah sakit Tabrani grup hadir Direktur Komunikasi Ian Machyar MM, dari bidang Asosiasi Asuransi Umum Indonesia hadir Erix Kurniawan serta bidang pemasaran hadir LPK Citra Reksa Tama Yunizel SE

Arizal mengatakanFGD digelar untuk memperkuat lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru yang berkualitas, bermutu, kompetitif dan sesuai dengan perkembangan zaman, serta dunia industri.

Hadirnya pakar dari berbagai lintas disiplin ilmu untuk mendengar, memberikan masukan, dan peluang kerjasama dengan Fekon Unilak yang bemuara pada peningkatan lulusan mutu pendidikan bagi Fekon yang sesuai dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dicanangkan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Dengan program MBKM mahasiswa berpeluang besar untuk mengikuti magang selama 6 bulan hingga 1 tahun, dengan MBKM maka mahasiswa dapat belajar di kampus maupun di luar kampus (perguruan tinggi lain/dunia industri), karena MBKM memberikan kebebasan dan otomoni kepada perguruan tinggi, dosen juga diberikan kebebasan mengajar.

"Untuk menyiapkan pelaksanaannya, ditingkat fakultas akan menyiapkan fasilitas mata kuliah yang dapat diambil oleh mahasiswa lintas prodi, serta menyiapkan MoA dengan mitra, dan Fekon siap untuk melaksanakan program MBKM, " kata Dr. Arizal.

FGD berlangsung lebih dari 3 jam, saat dialog dan diskusi berbagai pakar dari bidang masing masing memberikan masukan dan pemaparan, seperti yang disampaikan oleh Ian Machyar yang menjabat sebagai Direktur Komunikasi RS Tabrani Grup. Dikatakannya sebagai alumni Unilak kami siap menerima mahasiswa magang dari Fekon Unilak.

" Berapapun yang ingin dikirimkan kami siap, karena selaku alumni tentunya juga ingin membantu mahasiswa untuk dapat meningkatkan SDM," katanya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Apindo Riau Bukhari banyak memberikan masukan, sebagai rumah besar tempat berkumpulnya pengusaha Indonesia apa yang di gagas Fekon Unilak sangat baik.

Menurut Bukhari Apindo dapat menjembatani Fekon Unilak dengan dunia industri, karena Apindo tempat berkumpul pengusaha dari berbagai bidang perusahaan.

"Kami menyarankan bahasa Inggris ditingkatkan pada mahasiswa untuk diprioritaskan karena perdagangan ASEAN/Dunia/Dunia Digital serta perusahaan besar bahasa Inggris itu penting, dan ini pengalaman saya, bahasa Inggris penting." kata Bukhari.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar