"Drive My Car" karya tulis Haruki Murakami diadaptasi ke film, bersaing di Cannes

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,film

"Drive My Car" karya tulis Haruki Murakami diadaptasi ke film, bersaing di Cannes

Sutradara Ryusuke Hamaguchi dan pemeran Toko Miura, Sonia Yuan dan Reika Kirishima berpose di Pemutaran film "Doraibu mai ka" (Drive My Car) dalam kompetisi Festival Film Cannes, di Cannes, Prancis, 11 Juli 2021. (ANTARA/REUTERS/ERIC GAILLARD)

Jakarta (ANTARA) - Sutradara Jepang Ryusuke Hamaguchi merilis adaptasi film karya tulis Haruki Murakami bertajuk "Drive My Car" dan bersaing di Festival Film Cannes pada hari Minggu (11/7) waktu setempat. Film mengisahkan sebuah kisah patah hati dan penyesalan yang muncul dalam gaya film selama beberapa perjalanan mobil.

"Drive My Car" diadaptasi dari cerita pendek karya Murakami. Hamaguchi, yang telah membuat perbedaan di sirkuit film termasuk di Berlin, mengatakan dia tertarik dengan potensi ruang tertutup yang menyelimuti karakter.

Baca juga: Nikita Willy adu peran dengan Dimas Anggara di serial drama "Satu Amin Dua Iman"

"Apa yang saya temukan menarik adalah bagaimana keintiman dibawa ke dalam mobil melalui percakapan panjang antara karakter," kata Hamaguchi dikutip dari Reuters, Senin.

"Drive My Car" berpusat pada aktor teater dan sutradara yang diperankan oleh Hidetoshi Nishijima, yang dipaksa untuk menghadapi iblis di bawah permukaan pernikahannya yang tampaknya sempurna setelah diguncang oleh perselingkuhan dan istrinya meninggal.

Dua tahun kemudian, dan masih berjuang untuk mengatasi kehilangannya, ia melakukan perjalanan ke Hiroshima untuk menghasilkan versi multibahasa "Paman Vanya" dan ditugaskan sebagai sopir, Misaki (Miura Toko), dan keduanya mulai berbicara tentang perjalanan mereka.

Hamaguchi mengatakan dia menikmati bekerja dengan pemeran multibahasa termasuk aktris Korea Park Yoo-rim, yang berperan sebagai aktris bisu yang menyampaikan dialognya dalam bahasa isyarat.

"Saya menemukan fakta bahwa tidak ada aktor yang dapat memahami satu sama lain menarik karena memaksa mereka untuk mengamati satu sama lain lebih dekat dan bereaksi dengan cara yang berbeda," kata Hamaguchi.

Film Jepang itu mendapat pujian awal dari para kritikus, khususnya untuk aktor utamanya.

Sementara itu, Festival Film Cannes, yang berlangsung hingga 17 Juli, kembali setelah peniadaannya di tahun 2020 karena pandemi virus corona.

Baca juga: Dwayne Johnson, Gal Gadot dan Ryan Reynolds bersatu dalam film "Red Notice"

Baca juga: Serial drama Jepang "Hitman In Love" & "She Was Pretty" akan hadir di WeTV