Pekanbaru siagakan 261 tenaga ahli berlisensi dalam proses vaksinasi

id 261,Vaksin pekanbaru, vaksinasi pekanbaru

Pekanbaru siagakan 261 tenaga ahli berlisensi dalam proses vaksinasi

Azwan. (ANTARA/HO-Pemkot)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah mempersiapkan 261 tenaga ahli berlisensi dalam proses vaksinasi COVID-19 berjenis Sinovac.

Mereka disebut vaksinator yang berasal dari tim medis dan bertugas di puskesmas, rumah sakit, klinik setempat yang sudah ditunjuk.

"261 dokter yang menyuntikkan vaksin itu bertugas di rumah sakit, puskesmas dan Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Azwan di Pekanbaru, Senin.

Azwan mengatakan, proses vaksinasi dilakukan di 31 rumah sakit, 21 puskesmas, satuklinik KKP. Vaksinator di rumah sakit sebanyak 155 orang, puskesmas 105 orang, dan klinik KKP satu orang.

"Semua vaksinator ini sudah dilatih selama tiga hari dan mendapat sertifikat," katanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khuatir untuk divaksin karena ini program Nasional untuk memutus penularan COVID-19. Selain juga untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.

"Jadi tidak ada lagi keraguan lagi proses vaksinasi tahap awal bagi nakes akan berjalan sesuai jadwal," katanya.

Sebelumnya diberitakan peluncuran vaksinasi dilakukan terhadap 10 pejabat publik dan tokoh agama di Puskesmas Rejosari pada tanggal 14 Januari lalu.

Para pejabat publik itu antara lain, Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya, Kapten Nizam (Kasi Ops Kodim 0301) Pekanbaru.

Selanjutnya, Kajari Pekanbaru Andi Suharlis, Sekdako Pekanbaru Muhammad Jamil, Akbarizan, tokoh agama Islam dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kemudian, Ketua Bhayangkari Polresta Pekanbaru Ervinna, tokoh agama Buddha Sarjoko, tokoh agama Hindu I Nyoman Tutri Janata, tokoh agama Kristen Pendeta Lewis Efraim Sitompul.

Selanjutnya tanggal 16 Januari dilakukan vaksinasi bagi 43 NakesPekanbaru di 21 puskesmas.

Baca juga: Nakes tiga puskesmas Pekanbaru belum terdata sebagai penerima vaksin COVID-19

Baca juga: Puluhan Nakes Pekanbaru gagal vaksinasi COVID-19 di hari pertama, begini penjelasannya