DPP Asita minta Pemda tegas terapkan protokol kesehatan ketat

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara

DPP Asita minta Pemda tegas terapkan protokol kesehatan ketat

Wakil Ketua Bidang Kelembagaan dan Pemerintah DPP Asita, Dede Firmansyahede (Frislidia/Antara)

Pekanbaru (ANTARA) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) meminta pemerintah daerah tegas memberlakukan protokol kesehatan kepada masyarakat yang menjalani liburan Natal dan Tahun Baru 2021 untuk menekan pandemi COVID-19.

"Ketegasan pemerintah sangat dibutuhkan karena diprediksi akan kembali terjadi ledakan kasus COVID-19 di Provinsi Riau khususnya jika terjadi kerumunan dan pemudik atau wisatawan abai dengan protokol kesehatan," kata Wakil Ketua Bidang Kelembagaan dan Pemerintah DPP Asita, Dede Firmansyahede di Pekanbaru, Senin.

Dia mengatakan, tindakan tersebut diperlukan karena hingga saat ini sudah banyak masyarakat yang memesan bus untuk dipakai berlibur saat libur panjang 2020.

Jika dilihat dari pengalaman sebelumnya, katanya, sepertinya bakal ada ledakan kasus COVID-19 di Riau usai libur panjang ini, sebab dilihat sebelumnya ketika libur sempat naik juga kasus COVID-19 di Riau.

"Kini masyarakat masih banyak yang abai, dan sepertinya ini sulit dibendung," ujar Dede yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Riau Bidang Industri Olahraga.

Selain itu, katanya, untuk masyarakat yang tetap ingin berlibur, agar selalu menerapkan protokol kesehatan, patuhi 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak fisik aman.

Bagi orangtua yang berumur di atas 50 tahun, katanya, sebaiknya tidak usah pergi berlibur dan anggota keluarganya agar mengingatkan untuk di rumah saja. Kita sadar memang kita semua sudah bosan di rumah saja.

"Namun daripada usai berlibur justru masuk rumah sakit, ya mending di rumah saja kan," katanya.

Potensi bakal bertambahnya korban COVID-19 katanya, bisa dihindari jika masyarakat dan pengelola pariwisata menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Satgas bisa menindak destinasi wisata yang tidak menerapkan Protokol Kesehatan sebab jika ada tindakan tegas, destinasi pasti akan melakukan Prokes yang ketat.

Contohnya saja Gubernur Jawa Barat yang telah menekankan bahwa Bandung tidak menerima wisatawan. Karena Bandung sedang Zona merah, diharapkan tentunya Pemprov Riau, Pemkab dan Pemkot bisa tegas.

"Untuk pengelola destinasi wisata juga wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat ketika ada pengunjung yang memiliki suhu tubuh di atas 37 Derajat Celcius, jangan dibolehkan masuk," katanya.

(T.F011/B/S025/S025)