Film pendek"Crazy Fast Indonesian" angkat dunia modifikasi otomotif karya anak bangsa

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,film

Film pendek"Crazy Fast Indonesian" angkat dunia modifikasi otomotif karya anak bangsa

Poster film pendek "Crazy Fast Indonesian". (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Film pendek "Crazy Fast Indonesian" garapan sutradara Charock, menghadirkan deretan mobil hasil modifi asi, salah satunya Porche Cayman.

Mobil itu telah dimodifikasi dengan body kit hasil karya modifikator-modifikator dalam negeri dan telah diluncurkan pada ajang Indonesia Modification Expo beberapa waktu lalu, dan kini paket body kit tersebut telah resmi dijual secara global di seluruh dunia.

Baca juga: Produksi film "Friends" edisi reuni akan dimulai pada awal 2021

"Dalam film ini saya mengangkat isu Indonesian pride dan karya anak bangsa, saya ingin film pendek ini dapat menjadi wadah untuk menunjukkan pencapaian industri modifikasi di Indonesia," kata Charock dalam keterangan resminya, Sabtu.

Charock mengatakan memiliki alasan tersendiri mengangkat dunia modifikasi ke dalam film pendeknya. Menurut dia cerita seperti ini belum banyak disentuh oleh para sineas lokal.

"Saya hanya melihat bahwa genre otomotif belum terlalu tergarap maksimal di dunia perfilman Indonesia, terutama terkait modifikasi mobil," ujar dia.

Film pendek "Crazy Fast Indonesian" yang ditayangkan melalui akun Instagram pribadinya itu rupanya mendapat respon positif dari penonton dan kalangan pegiat dunia otomotif.

"Rupanya atensi yang saya dapatkan sangat positif, bahkan sudah ada beberapa tokoh otomotif dan perfilman yang mengontak saya,” papar Charock.

Dia menambahkan bahwa penggarapan film ini diselesaikan hanya dalam waktu sekitar satu bulan, yakni dua minggu pembuatan konsep, satu minggu untuk syuting, dan satu minggu editing.

"Crazy Fast Indonesian" menghadirkan akting dari aktris Steffy Zamora dan Elina Joerg, juga tak ketinggalan sosok crazy rich Surabaya, yakni Melvin Tenggara yang muncul di akhir cerita.

Charock menjelaskan ke depannya selain mengangkat mengenai dunia modifikasi, ia juga ingin filmnya menjadi sarana promosi pariwisata yang baik.

Dia sudah merencanakan film pendek ini nantinya dapat memperkenalkan kekayaan kuliner, tempat wisata, serta budaya lokal ditempat-tempat yang menjadi lokasi syuting berikutnya, tentunya dengan sajian yang menarik dan tetap berbau otomotif.

Baca juga: Film "Wonder Woman 1984" mungkin kembali ditunda atau tayang streaming

Baca juga: Warner Bros umumkan tanggal rilis baru film "Fantastic Beasts 3"


Pewarta: Yogi Rachman