Positif COVID-19 meningkat, Bupati Bengkalis rencanakan PSBM

id Pemkab Bengkalis,corona bengkalis

Positif COVID-19 meningkat, Bupati Bengkalis rencanakan PSBM

Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi memimpin rapat rencana diberlakukan PSBM di tiga kecamatan. (ANTARA/HO-Pemkab Bks)

Bengkalis (ANTARA) -

Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi berencana akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bathin Solapan akibat meningkatnya kasus positif COVID-19 dalam sepekan ini.

"Dengan adanya peningkatan tersebut kita rencanakan akan melaksanakan PSBM, namun keputusan tersebut harus menunggu keputusan dari Gubri", ungkap Syahrial Abdi saat melaksanakan pertemuan dengan kepala Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis di Duri, Jumat.

Untuk rencana PSMB itu, Syahrial meminta gambaran dari masing-masing Kepala Puskesmas terkait pelaksanaan PSBM tersebut. Lintas sektor diharapkan terus diperkuat, baik di Kecamatan maupun di Kelurahan. Tidak hanya itu pelaksanaan peserta keramaian juga harus diperketat.

“Tim satgas juga diharap menata hubungan kerja yang baik. Salahsatunya dalam penanganan tersebut kita perlu melaksanakan evaluasi karena peningkatan kasus COVID-19 ini,” ujarnya.

Disampaikan Pj Bupati, pihaknya juga sudah membuat surat untuk mengaktifkan kembali satgas di kecamatan. Surat tersebut hari ini sudah ditandatangani.

“Hari ini tracing penegakan disiplin menjadi beban Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas sangat di butuhkan, dalam penanganan kasus ini jangan bekerja masing-masing kita harus bekerja tim”, kata Syahrial.

Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian dan PembangunanHeri Indra Putra, Sekretaris Satgas Tajul Mudaris, Kadis Kesehatan drErsan Saputra, Direktur RSUD Mandau Sri Sadono Mulyanto, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Muhammad Fadhli dan Kepala Bagian Umum Alfakhrurrazi.

Baca juga: Bupati Bengkalis sebut tiga kecamatan zona merah COVID-19

Baca juga: Arus penyeberangam Roro Bengkalis kembali normal


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar