Produsen mobil mewah Inggris Aston Martin mulai uji sepeda motor pertama AMB 001

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, otomotif

Produsen mobil mewah Inggris Aston Martin mulai uji sepeda motor pertama AMB 001

Aston Martin AMB 001 (ANTARA/Aston Martin)

Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil mewah Inggris, Aston Martin memulai pengujian sepeda motor pertama mereka, AMB 001 yang menurut rencana akan dikirimkan kepada konsumen pada akhir tahun 2020.

Tunggangan bernama lengkap "AMB 001 by Aston Martin and Brough Superior" merupakan sepeda motor berperforma tinggi edisi terbatas, yang baru-baru ini menjalankan program pengujian di Pau-Arnos, Prancis.

Baca juga: Hyundai dan Kia perkenalkan teknologi penghangat kabin hemat listrik

Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Creative Officer Aston Martin, Marek Reichman mengungkapkan bahwa sepeda motor itu dirancang layaknya sebuah mobil.

"Kami sangat senang melihat beberapa banyak kemajuan yang telah dibuat, baik di dalam maupun di luar, dan kami menantikan saat ketika produksi dimulai untuk mesin yang menakjubkan ini," ungkap Marek Reichman dalam laman resmi Aston Martin, Rabu (24/6).

Pengujian prototipe sepeda motor itu adalah bagian terpenting dari proses pengembangan, karena pada saat proses pengujian tim dapat memvalidasi geometris sasis maupun ergonomi berkendara.

Setelah pengujian, pengendara Brough Superior akan memberikan masukan pada seluruh bidang kinerja motor, dengan hal utama meliputi keseimbangan di tikungan, pengereman, dan akselerasi.

AMB 001 memakai mesin V-twin turbocharged dengan output 180 hp. Paket turbo termasuk intercooler, dengan intake manifold yang mencolok juga dipasangkan pada motor itu.

CEO Brough Superior, Thierry Henriette mengatakan salah satu desain menonjol AMB 001 adalah sirip aluminium di sepanjang tangki.

Setelah proses pengujian selesai, AMB 001 akan memasuki proses produksi di pabrik Brough Superior, Toulouse, Prancis. Motor itu hanya diproduksi 100 unit saja.

Sepeda motor eksklusif itu dihargai 108.000 euro (setara dengan Rp1,725 miliar). (*)

Baca juga: China siap produksi baterai mobil listrik tahan hingga 2 juta kilometer

Baca juga: Hyundai dan Kia perkenalkan teknologi penghangat kabin hemat listrik


Pewarta : Chairul Rohman