Alhamdulillah, kualitas udara Jakarta membaik saat Idul Fitri

id psbb, dinas lingkungan hidup dki, pm2,5, kualitas udara jakarta,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid,Kualitas udara

Alhamdulillah, kualitas udara Jakarta membaik saat Idul Fitri

Langit biru Jakarta di kawasan Jakarta Barat menunjukan perbaikan kualitas udara di Ibu Kota selama Idul Fitri 1441 Hijriyah. (ANTARA/HO/instagram @dinaslhdki)

Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara di DKI Jakarta semakin baiksaat Idul Fitri 1441 Hijriyah dan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Disimpulkan, kualitas udara Lebaran 2020 paling baik dibandingkan Lebaran 5 tahun ke belakang,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Andono mengatakan, kondisi udara Jakarta yang membaik itu dibuktikan dengan hasil pemantauan baku mutu kualitas udara dan kandungan polutan dengan parameter particulate matter (PM) 2.5.

Secara keseluruhan rata-rata PM 2.5 kualitas udara di Jakarta sebelum dan saat Idul Fitri memenuhi baku mutu PM 2,5, yaitu di bawah 65 µg/m³.

Sedangkan, konsentrasi polutan karbon monoksida (CO) menjelang dan saat Idul Fitri 2020 menunjukkan angka yang relatif kecil.

"Hal tersebut dikarenakan sumber utama CO dari sektor transportasi sudah berkurang sejak diterapkannya PSBBsehingga konsentrasi CO sangat rendah dan memenuhi Baku Mutu kurang dari 9 µg/m³," kata Andono.

Andono membandingkan kondisi udara Jakarta pada saat Lebaran 2019 yang menunjukkan bahwa pada Lebaran 2020 terjadi perbaikan kualitas udara dengan menurunnya kandungan baik dari konsentrasi PM maupun polutan di udara.

Untuk konsentrasi PM 2,5 pada Lebaran 2020 tercatat menurun sebanyak 28 persen, selanjutnya PM 10 sebesar 23 persen, polutan CO menurun sebesar 8 persen, polutan Nitrogen Dioksida (NO2) sebesar 13 persen, Belerang Dioksida (SO2) sebesar 4 persen dan terakhir kandungan Ozon (O3) atau oksigen reaktif menurun sebesar 41 persen.

Hasil tersebut berasal dari 6 Sistem Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang berada di titik-titik Bundaran HI (DKI-1) di Jakarta Pusat peruntukan roadside,Kelapa Gading (DKI-2) ffi Jakarta Utara peruntukan pemukiman, Jagakarsa (DKI-3) di Jakarta Selatan peruntukan pemukiman, Lubang Buaya (DKI-4) di Jakarta Timur peruntukan pemukiman, Kebon Jeruk (DKI-5) di Jakarta Barat peruntukan pemukiman dan 3 unit SPKU mobile.

Andono menyebutkan perbaikan kualitas udara pun terlihat dari langitbiru di Jakarta yang diabadikan oleh masyarakat Ibu Kota di media sosial.

Baca juga: Lebaran di Pekanbaru diwarnai nihil COVID-19 empat hari berturut-turut

Baca juga: Mantap, Tiga daerah di Riau bebas dari COVID-19


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar