Waduh, penularan COVID-19 dari klaster santri Magetan terus bertambah di Riau

id covid riau,penanganan corona di riau,klaster santri temboro magetan,santri positif covid,kandinkes riau,dr Mimi Yuliana ,Berita riau antara,Berita ria

Waduh, penularan COVID-19 dari klaster santri Magetan terus bertambah di Riau

Kepala Dinkes Provinsi Riau dr Mimi Yuliani Nazir. (FOTO ANTARA/HO-Pemprov Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Penularan COVID-19 dari klaster santri Pondok Pesantren Al-Fatah di Desa Temboro Magetan, Provinsi Jawa Timur, kini menyebar hingga ke lima daerah di Provinsi Riau karena virus Corona terbawa santri hingga ke kampung halamannya.

Berdasarkan data yang dihimpun ANTARA dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, di Pekanbaru, Rabu, sudah ada sebanyak 14 orang yang positif COVID-19 dari klaster tersebut.

Mayoritas dari mereka adalah santri yang pulang kampung, serta orang yang punya kontak erat dengan santri tersebut di kampung halaman.

Pasien positif dari klaster ini kini sudah terdeteksi di lima daerah, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Bengkalis, Indragiri Hulu (Inhu), Pelalawan dan Kepulauan Meranti.

Kemungkinan masih banyak santri dari Magetan yang sudah pulang kampung ke Riau, namun belum sempat diperiksa kesehatannya. Karena itu, Gubernur Riau Syamsuar mengeluarkan surat edara kepada bupati dan wali kota di daerah tersebut untuk melakukan pendataan dengan seksama.

“Gubernur Riau sudah menerbitkan surat untuk pendataan, tracing dari klaster Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Magetan di wilayah masing-masing,” kata Kepala Dinas Kesehatan Riau dr Mimi Yuliana Nazir.

Namun, menurut dia, tidak semua santri yang pulang dari Magetanke Riau positif COVID-19. Hanya saja, ia mewanti-wanti agar pemeriksaan dilakukan dengan seksama karena santri yang usianya masih muda berpotensi tertular namun tidak menunjukan gejala.

“Dinkes di setiap daerah harus melakukan pendataan, penelusuran dan 'rapid test' terhadap santi di wilayah masing-masing,” katanya.

Hingga Rabu ini total ada 88 kasus positif COVID-19 di Riau. Rinciannya ada 34 orang masih dirawat, 48 orang sudah sehat dan dipulangkan, serta enam orang meninggal dunia, demikian MimiYulianaNazir.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Riau menjadi 88 orang, begini penjelasannya

Baca juga: Pertamina Peduli COVID-19 salurkan bantuan Rp1,3 M di Riau dan Jambi

Baca juga: Terkait PSBB di Bengkalis, DPRD minta Pemprov Riau tak buang badan