Dua hari terombang-ambing tengah laut, nelayan Bengkalis ditemukan selamat

id Kapal, nelayan, hilang, Bengkalis, Riau

Dua hari terombang-ambing tengah laut, nelayan Bengkalis ditemukan selamat

Basarnas Pekanbaru mencari korban kapal nelayan Bengkalis. (ANTARA/HO-Basarnas)

Pekanbaru (ANTARA) - Dua nelayan tradisional asal Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau ditemukan selamat setelah dua hari terombang-ambing di tengah laut akibat kapal cepat yang mereka gunakan mengalami mati mesin di perairan Tanjung Jati.

Bagi masyarakat Bengkalis, Tanjung Jati dikenal sebagai perairan yang cukup rawan. Pada waktu tertentu, perairan yang berada di bagian ujung Pulau Bengkalis tersebut kerap terjadi ombak tinggi dan sangat diwaspadai oleh kapal Ferry tujuan Dumai maupun para nelayan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak dalam keterangannya di Pekanbaru, mengatakan dua nelayan bernama Ilyas (50) dan Burhan (47) ditemukan selamat di Tanjung Jati itu pada Minggu siang sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kedua korban ditemukan pada titik koordinat 01 41 009 N - 101 43 963 E kurang lebih jarak 8 hingga 10 Nautical Mile," katanya.

Ilyas dalam keterangannya kepada Basarnas mengaku bahwa dia bersama rekannya Burhan berangkat memancing pada Sabtu pagi kemarin (1/1). Kedua warga Desa Deluk, Kecamatan Bengkalis itu menggunakan kapal fiber bermesin tempel.

"Tiba-tiba kapal kami mati mesin dan kami terombang-ambing di tengah laut," ujar Ilyas.

Beruntung keduanya berhasil ditemukan tim gabungan Basarnas, BPBD dan Polair Polres Bengkalis yang sebelumnya menerima laporan insiden tersebut sejak Sabtu kemarin.

"Kami bertemu dengan nelayan dan tim SAR Gabungan yang mencari di tengah laut, saya sangat bersyukur karena bisa ditemukan dan selamat," tambah Ilyas.

Baca juga: Nelayan Riau temukan tiga korban kecelakaan kapal pengangkut TKI, begini kondisinya

Baca juga: Pencarian korban kapal tenggelam di Selat Malaka terhambat cuaca, begini penjelasannya


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar