Bengkalis baru bisa penuhi 37 persen kebutuhan beras masyarakatnya

id pemkab bengkalis, beras bengkalsi, beras

Bengkalis baru bisa penuhi 37 persen kebutuhan beras masyarakatnya

Bupati Bengkalis Ketika melakukan panen raya di Desa Harapan Baru Kecamatan Mandau. (ANTARA/Alfisnardo)

Bengkalis (ANTARA) - Bupati Bengkalis Riau Amril Mukminin mengungkapkan kebutuhan beras untuk masyarakat baru mampu dipenuhi sebanyak 37 persen, sedangkan 63 persen lagi didatangkan dari luar daerah.

"Rata-rata konsumsi beras penduduk Kabupaten Bengkalis 103 kg per kapita setiap tahunnya, tahun 2018 sebesar 63.222 ton, sedangkan produksi beras tahun 2017. Berdasarkan angka sementara BPS baru mencapai 28.000 ton, maka Kabupaten Bengkalis masih kekurangan beras sebanyak 35.222 ton atau minus 63 persen," ujar Bupati pada acara Panen Raya Desa Harapan Baru Kacamatan Mandau, Sabtu (25/01).

Bupati juga menyambut baik serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya panen raya padi yang diinisiasi oleh Gapoktan Harapan Jaya Desa Harapan Baru.

“Kami berharap para petani agar tetap terus berperan serta memacu pembangunan di wilayahnya masing-masing. Mudah-mudahan perjuangan kita bersama ini akan membawa kabupaten Bengkalis ke masa depan yang lebih cemerlang, gemilang dan terbilang,” harapan orang nomor satu Bengkalis ini.

Suami Kasmarni ini mengungkapkan, komoditi pangan khususnya beras merupakan kebutuhan penduduk yang paling mendasar. Oleh karena itu, perlu diupayakan ketersediaannya secara cukup, memenuhi standar gizi, harga terjangkau dan juga harus dapat memberikan keuntungan yang wajar bagi petani sehingga petani tetap bergairah untuk menanam padi.

Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, apa yang telah menjadi target dan program pemerintah pusat melalui kementerian pertanian yaitu peningkatan produksi komoditas utama tanaman pangan minimal tujuh persen setiap tahunnya dan kenaikan tiga kali lipat ekspor komoditi pertanian dan turunannya di tahun 2024 dapat tercapai.

“Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, kami harapkan dapat mengatur peruntukan lahan sesuai dengan potensi dan kegunaannya, untuk itu perlu diatur dalam peraturan dan perundangan- perundangan yang berlaku dan diikuti dengan peraturan daerah, pada kesempatan itu juga, Bupati Bengkalis ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan Manajemen PT. Chevron yang telah memberi izin tumpang,” ucap Amril.

Adapun lokasi yang dipanen diperkirakan seluas 50 hektare dengan luas keseluruhan 150 hektare, terdiri dari tiga kelompok petani yaitu, Karya Makmur, Mekar Sari dan Karya Mukti.

Baca juga: Stok beras Riau -Kepri awal tahun 2020 aman 6 bulan

Baca juga: Realisasi serapan padi Bulog Riau nomer tiga terbesar nasional


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar