Huni gedung baru, RFB Pekanbaru optimis gaet 300 nasabah tahun ini

id Rifan,komoditi berjangka,berita riau antara,berita riau terbaru,RFB

Huni gedung baru, RFB Pekanbaru optimis gaet 300 nasabah tahun ini

PT. Rifan Financindo Berjangka (RFB) Cabang Pekanbaru  menargetkan akan meraih 300 nasabah baru tahun 2019 di wilayah kerjanya Kota Pekanbaru, tampak acara peresmian gedung baru Kamis (12/12). (Vera Lusiana)

Pekanbaru (ANTARA) - PT. Rifan Financindo Berjangka (RFB) Cabang Pekanbaru menargetkan akan meraih 300 nasabah baru tahun 2019 di wilayah kerjanya Kota Pekanbaru.

"Data pertumbuhan nasabah baru hingga November 2019 saja sudah 254, kita optimis hingga akhir tahun ini mencapai 300," kata Pimpinan Cabang RFB Pekanbaru, Liwan pada acara peresmina pemakaian kantor baru di Pekanbaru, Kamis.

RFB telah resmi memindahkan seluruh kegiatan operasionalnya pada Kamis, 12 Desember 2019 ke kantor yang baru di Jl. Jend. Sudirman No. 453, Pekanbaru, dari lokasi sebelumnya di Gedung Pondasi Sabu.

Peresmian kantor baru ini dihadiri oleh Direktur Utama RFB, Ovide Decroli, Direktur Utama PT. Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang, dan Direktur Utama PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi.

Liwan menjelaskan dengan semangat kantor baru ini maka diharapkan kepercayaan masyarakat akan perusahaan pialang RFB semakin bertambah.

"Kami juga bersyukur bisa pindah ke lokasi lebih baik, dan mohon bantuan media agar Rifan Financindo bisa lebih prosfek, sehingga tidak disamakan dengan perusahaan bodong. Karena dari kinerja Rifan terbaik no satu di bursa berjangka Indonesia," ujarnya.

Data membuktikan saat ini jumlah transaksi investasi berjangka di Pekanbaru tahun 2018 tercatat 127.784 lot, naik menjadi 161.868 lot pada November 2019.

"Ini menandakan ada peningkatan kepercayaan buat RFB Pekanbaru," tegasnya.

Liwan mengatakan bahwa perkembangan bisnis perusahaan di bidang investasi berjangka terus meningkat. Kantor empat lantai ini menjadi jawaban akan perluasan layanan yang menunjukkan integritas perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat di Pekanbaru dari waktu ke waktu.

"Dengan luas bangunan kantor mencapai + 1.400 M2, tentunya, suasana yang lebih segar dan nyaman akan dirasakan tidak hanya oleh karyawan dan siapapun yang datang berkunjung ke kantor kami sekarang, termasuk nasabah, dan para tenaga marketing yang jumlahnya kini mencapai 300 orang," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang, menyampaikan, ucapan selamat menempati kantor baru dengan semangat baru, dan meningkatkan kualitas pelayanan dan peningkatan industri perdagangan berjangka di tanah air, khususnya di Pekanbaru. PT. Rifan Financindo Berjangka hingga saat ini merupakan pialang terbesar dan terbaik di BBJ/JFX.

Direktur Utama PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi juga menambahkan ia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh RFB, untuk terus berupaya mewujudkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

"Harapan kami, kedepan RFB terus mengembangkan usahanya di kota-kota lain, sehingga mampu memberikan solusi kepada para investor untuk melakukan investasi di bursa komoditas berjangka. KBI akan terus memberikan dukungan kepada anggota kliring yang mengembangkan usahanya di berbagai kota di Indonesia," pungkasnya.

Data berhasil dirangkum antara, menjelang akhir tahun ini, RFB Pekanbaru mencatat perolehan total volume transaksi hingga akhir November 2019 sebesar 161.658 lot atau meningkat 26,51% dibandingkan tahun lalu pada posisi yang sama.

Sementara itu secara nasional sampai 30 November 2019, PT. Rifan Financindo Berjangka berhasil mencetak total volume transaksi sebesar 1.367.709 lot, naik sebesar 29,73% dibandingkan akhir November 2018. Hingga akhir Desember 2019, RFB masih optimis target 1.5 juta lot akan terpenuhi.

Baca juga: PT Rifan Financindo Berjangka cabang Pekanbaru bukukan transaksi 110.049 lot

Baca juga: PT Rifan Financindo Berjangka santuni anak yatim Pekanbaru


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar