Kapal tenggelam di lepas pantai Mauritania tewaskan hingga 57 migran

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara, kapal tenggelam

Kapal tenggelam di lepas pantai Mauritania tewaskan hingga 57 migran

ILUSTRASI: Kapal tenggelam (ANTARA/Shutterstock/am)

Dakar (ANTARA) - Sebanyak 57 orang tewas setelah kapal yang membawa sekitar 150 migran dari Gambia tenggelam di lepas pantai Mauritania pada Rabu, menurut badan migrasi PBB.

Jalur laut berbahaya dari Afrika Barat ke Eropa pernah menjadi rute utama bagi migran yang mencari pekerjaan dan kesejahteraan. Insiden ini merupakan salah satu yang paling mematikan sejak sejumlah upaya tidak cukup ketika Spanyol memperketat patroli pada pertengahan tahun 2000an.

Baca juga: Kapal wisatawan tenggelam di India, delapan orang meninggal, 25 masih hilang

"Otoritas Mauritania mengatakan hingga 57 orang tewas setelah kapal yang membawa migran tenggelam di lepas pantai hari ini," cuit Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) di Twitter.

"Para penyintas mengatakan kepada staf IOM bahwa kapal berlayar dari Gambia pada Rabu lalu dengan sedikitnya 150 orang."

Otoritas Mauritania tak langsung dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Meskipun menjadi rumah untuk sejumlah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di benua tersebut, Afrika Barat sedang berjuang menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup bagi populasi kaum muda yang menjamur. Walhasil, para migran terus menempuh rute berbahaya demi tiba di Eropa.

Baca juga: Basarnas masih cari tiga korban kapal tenggelam belum ditemukan

Baca juga: VIDEO - SAR evakuasi enam kru KM Hamisa Jaya yang tenggelam ke Dumai


Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar