PCR ditandangi 21 Politeknik se Indonesia dalam kompetisi informatika

id Pcr

PCR ditandangi 21 Politeknik se Indonesia dalam kompetisi informatika

Pembukaan Kompetisi Mahasiswa Informatika Poloteknik Nasional (KMIPN) tahun 2019. (ANTARA/HO-PCR)

Pekanbaru (ANTARA) - Sebanyak 21 politeknik se Indonesia memboyong 250-an mahasiswa untuk hadir di acara Kompetisi Mahasiswa Informatika Poloteknik Nasional (KMIPN) tahun 2019 di Politeknik Chevron Riau (PCR)Pekanbaru.

Acara yang berlangsung selama dua hari, 11-12 September 2019 itu dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru, Firdaus yang diwakili oleh Asisten III Pemko Pekanbaru Baharuddin.

"Kami atas nama Kota Pekanbaru mengapresiasi kegiatan KMIPN ini," kata Baharuddin membacakan pidato Walikota Pekanbaru, di Pekanbaru, Selasa.

Disebutkannya, mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang turut memajukan ekonomi. Kompetisi ini tentunya menjadi acuan, peningkatan kemampuan dan kapasitas diri.

Sementara itu Direktur PCR Dadang Syarif menjelaskan ini salah satu penghargaan karena satu-satunya politeknik swasta di Sumatera yang ditunjuk jadi tuan rumah. Walau belum jadi juara umum, Riau punya potensi bidang KMIPN.

"Di tengah kesibukan jadi tuan rumah, PCR juga telah mempersiapkan tim, sehingga kita ikut dalam semua kategori," ujar Dadang.

Selain itu,KMIPN adalah ajang untuk mengukur diri dalam meningkatkan kepercayaan diri. Keuntungan selanjutnya lomba ini juga ingin menjalankan program pemerintah Pekanbaru mewujudkan kota pintar atau smart city.

"Andalan PCR dalam lomba yakni animasi dan ciber security, kita optimistis mampu meraih juara," imbuhnya.

Baca juga: PCR kukuhkan 589 mahasiswa baru



Sementara itu Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha dan Investasi Badan Riau Kreatif Network (BRKN) MS Ramansyah mengakui, hal ini luar biasa dengan adanya PCR maka inovasi-inovasi di bidang industri kraf bisa dikembangkan, artinya Riau menyimpan potensi.

"Tinggal lagi membangun koordinasi dan kolaborasi antara sesama bidang dan stake holder terkait, agar industri kraf bisa muncul ke permukaan, dan memiliki nilai jual," pungkasnya.

Perlu diketahui 8 kategori lomba yang dipertandingkan di KMIPN adalah, animasihackathon, cipta inovasi di bidang TIK, keamanan jaringan, pengembangan aplikasi, permainan, internet of things smart, innovation challenge, e-government,perancangan bisnis TIK.

Kegiatan lomba-lomba dan seminar teknologi yang menghadirkan narasumber dari Gojek, Gamebrott, Cangkirware (startup Pekanbaru) dan PT Metrodata Electronics.

Baca juga: "Mindy Wheelchair" karya PCR tampil di IPA Convex ke-43

Baca juga: Mahasiswa PCR berhasil ciptakan mesin pencampur minuman otomatis
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar