Logo Header Antaranews Riau

Bank Indonesia Siapkan Layanan Khusus Jelang Natal dan Tutup Tahun 2025

Selasa, 16 Desember 2025 10:31 WIB
Image Print
Logo Bank Indonesia. (ANTARA)

Pekanbaru (ANTARA) - Dalam rangka memastikan kelancaran transaksi keuangan masyarakat, layanan perbankan, serta mendukung kebutuhan transaksi pemerintah pada akhir Tahun Anggaran 2025, Bank Indonesia menetapkan penyesuaian kegiatan operasional menjelang Hari Raya Natal dan akhir tahun 2025.

Kebijakan ini juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, khususnya di Sumatera Utara, Aceh, Sibolga, Pematangsiantar, dan Lhokseumawe.

Penyesuaian operasional dilakukan berdasarkan pedoman Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 yang ditetapkan pemerintah.

Perpanjangan Jam Operasional Sistem Pembayaran

Bank Indonesia memperpanjang jam operasional sejumlah sistem pembayaran utama pada periode 19–31 Desember 2025. Sistem yang mengalami penyesuaian meliputi:

Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS)
Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS)
Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP)
Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)

Khusus pada 31 Desember 2025, layanan transaksi antar peserta melalui BI-RTGS diperpanjang hingga pukul 22.30 WIB, sementara cut-off sistem berlangsung hingga pukul 23.55 WIB.

Selain itu, layanan SKNBI juga diperpanjang dengan setelmen transfer dana dan pembayaran reguler berlangsung hingga pukul 22.45 WIB pada hari terakhir tahun 2025.

Bank Indonesia memastikan seluruh sistem kembali beroperasi normal mulai 2 Januari 2026 sesuai jadwal reguler.

BI-FAST Tetap Beroperasi 24 Jam

Di tengah penyesuaian operasional akhir tahun, layanan BI-FAST tetap beroperasi normal selama 24 jam setiap hari (24/7), sehingga masyarakat tetap dapat melakukan transfer dana secara real time kapan pun dibutuhkan.

Layanan Kas Disesuaikan, Wilayah Terdampak Bencana Diberi Perpanjangan

Bank Indonesia juga melakukan penyesuaian layanan kas, termasuk penjualan Uang Rupiah Khusus (URK), penukaran uang rusak, layanan kas keliling, hingga penyetoran dan penarikan untuk perbankan.

Khusus wilayah terdampak bencana di Sumatera, layanan penukaran uang dan kas keliling diperpanjang hingga 24 Desember 2025 guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan transaksi tunai.

Sementara itu, seluruh layanan kas Bank Indonesia akan tutup pada 25–31 Desember 2025 dan kembali beroperasi pada 2 Januari 2026.

Operasi Moneter Tetap Berjalan

Bank Indonesia juga memastikan transaksi operasi moneter rupiah dan valuta asing tetap berjalan sesuai jadwal yang telah diumumkan. Beberapa fasilitas seperti Deposit Facility (DF), FASBIS, Lending Facility (LF), dan FLisBI mendapat perpanjangan waktu operasional khusus pada 31 Desember 2025.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kecukupan likuiditas perbankan serta stabilitas pasar keuangan menjelang pergantian tahun.

Publikasi JIBOR dan INDONIA Tetap Normal

Untuk mendukung transparansi pasar keuangan, publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR), Indonesia Overnight Index Average (INDONIA), JISDOR, dan kurs acuan non USD/IDR tetap dilakukan setiap hari tanpa perubahan jadwal.

Adapun publikasi JIBOR terakhir pada tahun 2025 akan dilakukan pada 31 Desember 2025.

Bank Indonesia menegaskan bahwa pengaturan kegiatan operasional di masing-masing institusi sektor keuangan selanjutnya menjadi kewenangan dan pertimbangan masing-masing institusi.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026