PCR terima hibah aset Rp30 M dari Polytecnic Education Development Project

id Pcr,berita riau antara,berita riau terbaru

Sejak tahun 2013 sampai kini PCR berkali-kali mendapat hibah program Polytecnic Education Development Project, hingga nominalnya hampir mencapai Rp30 miliar, Direktur Politeknik Caltex Riau Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid, S.Si., M.Sc di saat terima hibah asset di Pekanbaru, Jumat. (Antaranews/Vera Lusiana)

Pekanbaru (ANTARA) - Politeknik Caltex Riau (PCR) terima hibah asset senilai kurang lebih Rp30 miliar dari Kememterian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) lewat program Polytecnic Education Development Project (PEDP) Ristekdikti untuk pengembangan empat jurusan setempat.

"Dari tahun 2013 sampai kini PCR berkali-kali mendapat hibah program Polytecnic Education Development Project, hingga nominalnya hampir mencapai Rp30 miliar," kata Direktur Politeknik Caltex Riau Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid, S.Si., M.Sc di Pekanbaru, Jumat.

Dadang menyebutkan program ini diberikan pemerintah dalam rangka mendukung pengembangan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan di lima industri prioritas. Adapun Keempat politeknik swasta terpilih menerima bantuan tersebut diantaranya Politeknik Caltex Riau, Politeknik ATMI, Politeknik LPP dan Politeknik Mekatronika Sanata Darma.

"Mewakili Civitas Akademika Politeknik Caltex Riau kami mengucapkan terimakasih atas hibah yang diberikan kepada PCR. Banyak peningkatan yang dicapai melalui hibah ini, diantaranya akreditasi program studi, prestasi serta kualitas lulusan," Ujarnya

Menurut Dadang proyek ini memberikan banyak manfaat untuk peningkatan belajar-mengajar dan peralatan penelitian, revisi kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri, pelatihan Dosen dan peningkatan fasilitas laboratorium. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam pembentukan lembaga sertifikasi dan unit-unit pengujian sebagai respon terhadap Indonesia Qualification Framework (IQF).

Ia merinci PCR yang merupakan salah satu politeknik swasta terpilih telah menerima hibah dari tahun 2013 hingga 2018. Tahun 2013 hingga tahun 2016 PCR menerima bantuan hibah kompetisi (PHK) dengan total nilai kontrak sekitar Rp16 miliar.

Selanjutnya pada tahun 2017, PCR kembali menerima bantuan dari Program Hibah Bantuan Penguatan (PHP) Rp9,2 miliar dan Program Hibah Penugasan Lanjut (PHPL) yang berlangsung hingga tahun 2019 ini senilai Rp4 miliar.

Adapun bantuan yang diperoleh dari PEDP ini dipergunakan PCR untuk melengkapi fasilitas - fasilitas yang menunjang aktivitas perkuliahan dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Politeknik Caltex Riau.

"Seperti multimedia programming, cyber security, electric power automation system pengelasan, pneumatik dan hidrolik, sistem kontrol fluida migas serta uji material standar TUK Migas merupakan bidang-bidang keilmuan yang sedang dikembangkan," tuturnya.

Polytehnic Education Development Project (PEDP) merupakan program pemerintah yang bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dan didukung oleh Pemerintah Kanada dalam upaya peningkatan mutu pendidikan politeknik-politeknik di Indonesia. Tujuan dari program ini adalah peningkatan kualitas dan relevansi sistem politeknik, peningkatan akses dan kesetaraan lembaga-lembaga politeknik, peningkatan keterlibatan sektor swasta dalam meningkatkan budaya kewirausahaan guna memperkuat daya saing lulusan politeknik, serta memperkuat tata kelola dan penyelenggaran pendidikan politeknik. Proyek ini berada di bawah koordinasi langsung Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Baca juga: PCR buka gerai pendaftaran mahasiswa baru di Mal SKA

Baca juga: Tim debat bahasa inggris PCR raih harapan satu pada NPEO 2019
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar