PUPR kerahkan pasukan kuning buka saluran air penyebab banjir Pekanbaru

id Banjir,banjir pekanbaru,pupr pekanbaru,berita riau antara,berita riau terbaru

PUPR kerahkan pasukan kuning buka saluran air penyebab banjir Pekanbaru

Petugas kebersihan atau pasukan kuning membersihkan saluran air yang penuh sampah dan mengakibatkan banjir di Kota Pekanbaru, Selasa (18/6/2019). (Antaranews/Vera Luciana)

Pekanbaru (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pekanbaru, kerahkan puluhan petugas kebersihan untuk membersihkan saluran air di parit dan drainase yang mampet untuk menanggulangi banjir yang melanda wilayah itu.

Kepala Dinas PUPRIndra Pomidi Pekanbaru, Selasa, mengakui tingginya curah hujan Senin malam banyak parit dan dranase yang mampet karena tertimbun sampah.Banjir yang dipicu oleh tingginya curah hujan sudah menggenangi pemukiman, bahkan ruas jalan di beberapa titik Kota Pekanbaru, bahkan hingga memakan satu korban hanyut.

"Bahkan ada bangunan ruko yang mempersempit parit bahkan menutupnya," kata Kepala Dinas PUPR Indra Pomi di Pekanbaru, Selasa.

Karena itu puluhan pasukan kuning dikerahkan sejak pagi hingga siang melakukan pembongkaran sumbatan drainase di sejumlah lokasi banjir.

Pomi melaporkan ada beberapa genangan yang sudah dilakukan pembersihan yakni, di depan Pasar Arengka.

"Telah dilakukan pembongkaran gangguan samping sehingga air bisa mengalir dg cepat," tuturnya.

Baca juga: Astaga, seorang ibu tewas terseret arus banjir di Pekanbaru

Kemudian genangan di Jalan Paus pasukan kuning sedang melakukan pembersihan di drenase yang tersumbat. Lanjut ke depan RS Awal Bros Panam pasukan kuning lagi kerja dari pagi hingga kini. Untuk wilayah di depan Putri Tujuh pasukan kuning juga lagi kerja, juga Jalan Tuah Karya dan lainya.

Pomi juga tidak lupa mengimbau, karena masalah banjir bukan hanya tanggungjawab pemerintah akan tetapi masyarakat yang ikut menjaga kebersihan parit dan drenase dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami mohon partisipasi kita semua untuk tidak membuang sampah sembarangan, jangan ganggu kelancaran drenase, jangan tutup atau cor parit depan ruko. Aktifkan kegiatan gotong -royong lingkungan bersih," tegasnya.

Selain itu Pomi juga meminta RT/RW setempat aktif menegur warganya yang membangun ruko dengan menutup parit dan drenase.

"Bila ada ruko yang menutup parit untuk jalan masuk, tolong RT/RW setempat tegur, sama -sama kita saling mengingatkan, bila membangkang segera lapor ke Lurah untuk kirimkan alat berat membongkarnya," imbuh Pomi.

Baca juga: Warga Payung Sekaki keluhkan luapan Sungai Air Hitam rendam perumahan

Baca juga: Ironis, korban tewas banjir Pekanbaru adalah pengantin baru
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar