13 Gajah Liar Rusak Kebun Kelapa Warga Pekanbaru, ini dampaknya

id gajah sumatera,serangan gajah liar,gajah liar pekanbaru

13 Gajah Liar Rusak Kebun Kelapa Warga Pekanbaru, ini dampaknya

Arsip foto. Gajah Sumatera liar (Antara News)

Pekanbaru(Antaranews Riau) - Kawanan gajah sumatera liar merusak tanaman kelapa milik warga di Kota Pekanbaru pada Senin dini hari.

“Ada sekitar 13 ekor gajah yang masuk,” kata pemilik lahan Mangido Nababan kepada Antara di Pekanbaru.

Ia menjelaskan, kelompok gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) sudah mulai terlihat di perkebunan kelapawarga di Jl. Maharani Kecamatan Rumbai sejak Sabtu malam (16/2) sampai akhirnya masuk ke kebunnya. Gajah liar itu merusak sekitar 20 pohon kelapa sawit yang berusia empat tahun, dan ratusan batang yang baru tanam

“Ternyata di sepadan saya juga ada ratusan batang yang kecil-kecil dimakannya, dan di tanah sebelahnya sampai memakan pisang juga,” kata Nababan.

Baca juga: Gajah Liar Mengamuk, Serang Gajah Jinak Sampai Terluka

Tanaman kelapa di daerah Palas yang dirusak gajah liar di Pekanbaru. (Foto istimewa)


Ia mengatakan kawanan gajah tersebut memilih-milih pohon yang jadi sasarannya. Tanaman yang sudah cukup tua dengan tinggi sekitar tiga meter, lanjutnya, ditumbangkan dan hanya diambil pucuk tanamansaja. Pohon besar yang sudah ditumbang dipastikan tidak bisa ditanam lagi.

Kawanan gajah liar itu berada didaerah tersebut cukup lama hingga sekitar pukul 04.00 WIB. Ia mengatakan hanya bisa pasrah karena daerah tersebut memang jadi perlintasan gajah.

“Kalau saya apa yang bisa saya lakukan. Kalaupun saya nangis, apa artinya nangis. Tak tau mau bilang apa lagi,” kata Nababan pasrah.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Tomi & Rege di PLG Minas, Riau

Tanaman kelapa di daerah Palas yang dirusak gajah liar di Pekanbaru. (Foto istimewa)


Ia mengatakan ini adalah yang ketiga kalinya kebunnya dirusak gajah liar. Pertama kalin terjadi pada 31 juli 2017 gajah liar merusakan sekitar 90 batang sawitnya, kemudian pada 10 Agustus 2018 ada 40 batang kelapa yang besar dirusak.

“Yang jelas, pohon yang sudah ditumbangkan (gajah) tak bisa lagi hidup,” katanya.

Baca juga: Tujuh Perusahaan Pemegang Konsesi Riau Sepakat Tingkatkan Konservasi Gajah

Baca juga: Tingginya konflik antara gajah dan manusia jadi dilema

*NB: Berita ini sudah mengalami ralat dari sebelumnya tanaman kelapa sawit yang dirusak, karena tanaman yang dirusak hanya tanaman kelapa.


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar