23 Pebulutangkis Sumatera Lolos Audisi Beasiswa Djarum di Pekanbaru, Berapa yang dari Riau?

id 23 pebulutangkis, sumatera lolos, audisi beasiswa, djarum di, pekanbaru berapa, yang dari riau

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Sebanyak 23 pebulutangkis cilik dari sejumlah daerah di Pulau Sumatera, yang mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Kota Pekanbaru, dipastikan lolos untuk mengikuti seleksi final di Kudus, Jawa Tengah.

"Sekitar September 2018 nanti ada karantina di PB Djarum Kudus," kata anggota tim pencari bakat PB Djarum, Yuni Kartika kepada Antara di Pekanbaru, Riau, Senin.

Dari 22 peserta yang lolos untuk mengikuti final, kata Yunis, masih didominasi oleh pebulutangkis putra dengan jumlah mencapai 16 orang, sementara putri tujuh orang.

Dia menjelaskan sedari awal tim Pencari Bakat PB Djarum berharap dapat menjaring lebih banyak bibit bulutangkis putri dari seleksi yang digelar di Pekanbaru. Meskipun hasil yang diperoleh belum sesuai harapan, namun dia mengatakan bahwa finalis yang lolos ke Kudus itu merupakan yang terbaik, dari total 571 peserta yang mengikuti seleksi sejak awal.

"Secara pribadi saya pengen putri lebih banyak. Cuma memang putri yang kita dapat seperti itu. Ini adalah pemain putri yang terbaik yang bisa kita ambil," ujarnya.

Lebih jauh, dari seleksi yang digelar sejak Jumat pekan kemarin (23/3), secara umum Yuni melihat kualitas teknik permainan pebulutangkis yang berlaga di Pekanbaru sedikit kalah dibanding dengan di Pulau Jawa.

"Memamg jika dibandingkan pulau Jawa standar masih tinggi di Jawa, dari segi teknik. Namun saya yakin pola dan tingkat permainan anak-anak ini bisa ditingkatkan lagi," jelasnya.

Peraih medali emas Uber 1994 itu merincikan tujuh pebulutangkis putri yang lolos diantaranya adalah Jolin Angelia dan Tahta Prila Kembang Arum Pamungkas. Keduanya pebulutangkis kategori usia dibawah 11 tahun (U-11) dan keduanya juga berasal dari kota yang sama, Medan, Sumatera Utara.

Selanjutnya U-13 putri adalah Fransiska Pray Adventri Sitepu (Deli Serdang-Sumut) dan Sarah Maryam (Siak-Riau. Untuk U-15 putri terdiri dari Debby Ariani dan Silvi Kartika Hasanah yang sama-sama dari Sumut.

U-11 putra menyumbang empat nama yakni Yudha Rendra Wijaya (Sumsel), Rasya Masya Wijaya (Jambi), Hafizh Alhabsyi (Babel), Raditya Bayu Wardhana (Tanjung Pinang). Berikutnya U-13 putra terdapat nama M Nafis Syiraz (Aceh), Tommy Saputra (Bukit Tinggi, Sumbar), William Tanady (Pekanbaru, Riau) dan Adlil Wafi (Jambi).

Untuk U-15 putra diantaranya Luis Nasution (Sumut), Gregorius Frederico Kritianto (Sumsel), Muhammad Rizky Akbar (Pekanbaru, Riau) dan Farhan Javalino (Jambi).

Terakhir peraih supertiket tambahan adalah Nazmy Alya Isni (Sumut), Yuga Gustisyah (Aceh), M Afif Iqrom Efendi (Sumut), Kevin Satrio Wibowo (Kudus) dan Devin Arthha Wahyudi (Jambi).

Usai di Pekanbaru, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang bergulir di 7 kota lainnya. Kota-kota tersebut adalah Balikpapan, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Pekanbaru akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 7-9 September 2018.

***4***

Pewarta :
Editor: Anggi Romadhoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar