Libur Imlek di Pekanbaru, 517 Ribu Tabung Gas Elpiji 3 Kg Disiagakan

id libur imlek di pekanbaru 517 ribu tabung gas elpiji 3 kg disiagakan

Libur Imlek di Pekanbaru, 517 Ribu Tabung Gas Elpiji 3 Kg Disiagakan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru menyatakan stok dan pasokan kebutuhan elpiji tiga kilogram di wilayah setempat aman dan mencukupi selama libur perayaan Imlek 2569 atau 2018 Masehi.

"Kami sudah antisipasi lonjakan libur Imlek yang sekaligus akhir pekan, " kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Juarman kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu.

Juarman mengatakan untuk memenuhi permintaan masyarakat pihak distributor sudah membuat kontrak kesepakatan dengan pengecer akan menyalurkan sebanyak 517 ribu tabung elpiji tiga kilogram selama kurun waktu tersebut.

"Jadi pasokan elpiji tiga kilogram sampai saat ini hingga nanti libur akhir pekan terakhir aman. Itu sesuai dengan kontrak antara agen dan pengecer sekitar 517 ribu tabung siap didistribusikan," tuturnya.

Jumlah tersebut sambung dia terdistribusi di sekitar 700 pengecer pada 12 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Walau diakuinya untuk pengguna elpiji pada perayaan Imlek adalah rata-rata masyarakat menengah ke atas dengan tabung non subsidi.

Namun pihaknya tetap mengantisipasi kondisi ini tidak akan dijadikan momentum oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan.

Ia juga menganalisa untuk perayaan Imlek kali ini sepertinya tidak ada lonjakan permintaan elpiji tiga kilogram di masyarakat.

"Imlek belum berpengaruh terhadap elpiji bersubsidi karena yang merayakan umumnya pengguna gas 12 kilogram dan bright gas 5,5 kilogram yang non bersubsidi," imbuhnya.

Sementara itu Royan pemilik salah satu pangkalan di Jalan Paweh menyatakan pasokan ke tempatnya lancar.

Permintaan juga normal tidak ada gejolak, pihaknya juga memberlakukan Kartu Keluarga sebagai syarat untuk mendapatkan elpiji tiga kilogram.

Biarr kami tahu warga yang membeli di sini adalah yang berdomisili di lingkungan saya," ujarnya singkat.

Sementara ini Rima (57) warga Fazar Labuh Baru Barat, membenarkan sejak ada pemberlakuan KK dalam membeli elpiji tiga kilogram, keluarganya agak tenang karena kalau membutuhkan tinggal mendatangi pangkalan di lingkungannya. Tidak perlu lagi mencari - cari keliling.

"Harganya juga kami peroleh sesuai yang dikatakan pemerintah Rp18.000 per tabung, kalau sebelum ini kami harus beli ke warung mahal bisa mencapai Rp25.000 per tahun, " tambahnya.