Pencairan Dana Sertifikasi Ribuan Guru Pekanbaru Terkendala Proses Verifikasi

id pencairan dana, sertifikasi ribuan, guru pekanbaru, terkendala proses verifikasi

Pencairan Dana Sertifikasi Ribuan Guru Pekanbaru Terkendala Proses Verifikasi

Pekanbaru (Antarariau.com) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau berupaya menggesa pencairan dana sertifikasi sekitar 4.000 guru untuk anggaran triwulan III 2016.

"Meski kini Surat Keputusan (SK) sertifikasi guru yang dikeluarkan pemerintah pusat belum rampung, kami sedang berupaya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal di Pekanbaru, Minggu.

Menurut Jamal, dana sertifikasi para guru Pekanbaru triwulan III sampai kini memang belum dibayarkan karena uang yang berasal dari pemerintah pusat belum ditransfer ke kas daerah melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru.

Karena kini sedang proses verifikasi semua SK para guru penerima dana sertifikasi.

Selain terkendalan dana, kata Abdul Jamal, ada hal lain yang juga menjadi penyebabnya, yakni penyelesaian verifikasi tahap dua penerima sertifikasi.

Untuk verifikasi selama ini sebenarnya dilakukan dua kali setahun. Triwulan I dan triwulan II sudah selesai, saat kini masuk triwulan III.

Pada triwulan III diakuinya memang agak lambat, karena harus verifikasi ulang.

"Jadi guru-guru itu kami validasi lagi datanya, jadi butuh waktu," sebutnya.

Ia menjelaskan proses verifikasi itu dilakukan instansi melakukan cek absen. Kemudian SK per orang untuk memastikan benar atau tidak guru yang bersangkutan mengajar. Kemudian ada administrasi yang meski dilengkapi.

"Sehingga proses pembayaran uang sertifikasi sedikit terlambat," terangnya.

Ia menambahkan dari 4.000 guru di Pekanbaru, sejauh ini lebih separuhnya sudah diverifikasi SK sertifikasinya.

"Total guru 4.000, sebanyak 3.000 lebih SK sertifikasinya sudah masuk," tegasnya lagi.

Ia mengatakan permasalahan sekarang bukan saja ada di Dinas Pendidikan tetapi di pusat.

Ia memperkirakan, paling lambat di pertengahan bulan 11 sudah rampung. Ia pun berjanji akan secepatnya diselesaikan.

"Makanya administrasi kami siapkan secepatnya. Kami terus bekerja, begitu uang masuk, langsung dibayarkan," katanya.