Penghuni Rutan Dumai Melebihi Kapasitas

id penghuni rutan, dumai melebihi kapasitas

Penghuni Rutan Dumai Melebihi Kapasitas

Dumai, Riau (Antarariau.com) - Rumah Tahanan Dumai mendesak untuk diperluas atau segera dilakukan peningkatan bangunan karena jumlah penghuni sudah membludak hingga 740 orang dari daya tampung hanya sekitar 250-an warga binaan.

Kepala Rutan Dumai Muhammad Lukman di Dumai, Selasa, menyebutkan, penghuni yang sudah melampaui hingga 300 persen daya tampung ini dikuatirkan jadi kendala dalam pelayanan dan proses pengawasan kepada tahanan atau narapidana.

"Penghuni rutan 90 persen warga Dumai, dan kondisi membludak ini dikuatirkan bisa menghambat pelayanan dan pembinaan, karena itu tambahan bangunan mendesak agar dilakukan," kata Lukman.

Dijelaskan, guna mengantisipasi keamanan, pihaknya terus meningkatkan penjagaan dan pengawasan, baik di pintu masuk kunjungan maupun dengan menggelar razia hingga ke dalam kamar sel.

Pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan kondisi memprihatinkan kekurangan bangunan dan kamar sel tersebut ke pemerintah setempat dengan harapan dapat dibantu melalui anggaran daerah.

"Kondisi kekurangan ini tetap kita upayakan peningkatan pelayanan dan pembinaan kepada warga penghuni sebagai bentuk tanggung jawab dan pelaksanaan tugas dari negara," ungkap dia.

Menurut dia, upaya pembinaan warga menjalani sanksi hukum dari negara tersebut diharapkan juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah, masyarakat dan media massa.

Disamping itu, agar situasi keamanan tetap aman terkendali, petugas mengaktifkan dialog dengan warga binaan dan meningkatkan pelayanan di bidang keterampilan maupun kerohaniaan rutin.

"Berbagai kegiatan pembinaan diadakan, seperti olah raga, rohani maupun latihan keterampilan agar kembali ke tengah masyarakat nanti mereka bisa memulai hidup normal," sebut dia lagi.

Diketahui, Rutan Dumai berada di Jalan Pemasyarakatan Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan itu sebagian besar dihuni masyarakat yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba mencapai sekitar 62 persen.