WNI rayakan Idul Fitri di tengah dinginnya Hamburg

id Kjri hamburg,wni di jerman,idul fitri 1445 H

WNI rayakan Idul Fitri di tengah dinginnya Hamburg

Ratusan WNI merayakan Idul Fitri 1445 H di KJRI Hamburg, Jerman, pada Rabu (10/4/2024). (ANTARA/HO-KJRI Hamburg)

Jakarta (ANTARA) - Sekitar 600 orang warga negara Indonesia (WNI) melaksanakan shalat Id dan saling bersilaturahmi dalam perayaan Idul Fitri 1445 H yang diselenggarakan KJRI Hamburg, di Jerman, pada Rabu (10/4).

Meskipun pada Rabu pagi suhu udara di Hamburg sekitar 9 derajat celcius disertai hujan rintik dan angin, tetapi tidak menyurutkan antusiasme para WNI untuk merayakan Idul Fitri bersama.

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI di Hamburg Renata Siagiaan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada masyarakat Indonesia yang hadir, demikian keterangan tertulis KJRI Hamburg.

Ia pun mengajak semua masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta komitmen bersama dalam membangun bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Ratusan WNI yang hadir berasal dari berbagai wilayah di sekitar Kota Hamburg, seperti Bremen, Kiel, Luebeck, dan bahkan beberapa kota yang jaraknya cukup jauh dari Hamburg, seperti Hannover dan Hameln.

Ratusan WNI merayakan Idul Fitri 1445 H di KJRI Hamburg, Jerman, pada Rabu (10/4/2024). (ANTARA/HO-KJRI Hamburg)
Karena jatuh pada hari kerja di Jerman, beberapa WNI bahkan khusus mengambil cuti kerja di bisa mengikuti keriaan Idul Fitri di KJRI Hamburg.

Seorang WNI bernama Rosi Nidyasari yang khusus mengambil cuti selama tiga hari dari pekerjaannya sebagai perawat di RS Sana Klinikum Hameln-Pyrmont, di Kota Hameln, harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam menggunakan kereta untuk menuju Hamburg.

Tahun ini merupakan lebaran pertama Rosi di Jerman. Rosi merupakan salah satu peserta program pengiriman perawat, Triple Win—kerja sama pemerintah Indonesia dengan Jerman.

Rosi tiba di Jerman pada September 2023, dan sedang dalam masa adaptasi dengan kehidupan sehari-hari dan pekerjaan yang ada di Jerman.

Menurut dia, kegiatan shalat Id dan halal bi halal yang diadakan oleh KJRI Hamburg menjadi pengobat rindunya terhadap Indonesia.

“Kami semangat ke KJRI Hamburg karena bisa ketemu teman-teman merayakan Lebaran. Kami datang bersepuluh, jadi nggak merasa Lebaran sendirian. Selain itu, bisa makan rendang juga jadi makin berasa Lebaran di Indonesia,” kata dia.

Kegiatan shalat Id dan halal bi halal KJRI Hamburg ditutup dengan makan bersama. KJRI Hamburg menyediakan makanan khas Lebaran yaitu sayur nangka, telur balado, ayam goreng, dan rendang bagi masyarakat Indonesia yang hadir.