Mesir dan Prancis bahas stabilitas maritim di tengah serangan Houthi

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,Houthi

Mesir dan Prancis bahas stabilitas maritim di tengah serangan Houthi

Arsip foto - Serangan AS-Inggris di Sana'a, Yaman, Sabtu (25/2/2024). (ANTARA/ANADOLU)

Kairo (ANTARA) - Mesir dan Prancis pada Kamis (14/3) membahas stabilitas maritim di kawasan di tengah berlangsungnya serangan Houthi di Laut Merah.

Komandan Angkatan Laut Mesir Ashraf Ibrahim Attoua dan Laksamana Angkatan Laut Perancis Emmanuel Salars, komandan kawasan maritim Samudera Hindia dan Laut Merah yang sedang berkunjung ke Mesir, membahas upaya untuk meningkatkan kerjasama dan stabilitas maritim di kawasan itu.

Salars bersama delegasi yang dibawanya tiba di Kairo pada Kamis, menurut pernyataan dari pihak Militer Mesir.

Pernyataan itu mencatat bahwa pertemuan tersebut membahas beberapa topik yang menjadi kepentingan bersama terkait upaya pendukung bagi keamanan maritim.

Pada hari yang sama, Houthi Yaman mengatakan tidak akan berhenti melakukan serangan di Laut Merah hingga Israel menghentikan perangnya di Gaza, mencabut pengepungan dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke semua wilayah bagian Palestina.

Dalam sebuah pernyataan bersama pada Rabu (13/3), kedutaan besar Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Jepang dan Selandia Baru menyeru Houthi untuk menghentikan serangan mereka, seraya mengatakan bahwa mereka hanya "mengganggu stabilitas kawasan dan merugikan rakyat Yaman."

Baca juga: Tiga serangan udara baru AS-Inggris targetkan Houthi di Yaman

Baca juga: Houthi akui lakukan serangan rudal terhadap kapal milik Yunani di Laut Merah


Sumber: Anadolu