Bobby targetkan pembangunan di Medan selesai sebelum jabatannya berakhir

id Safari Natal,GPdI El Shaddai,Wali Kota Medan,Bobby Nasution

Bobby targetkan pembangunan di Medan selesai sebelum jabatannya berakhir

Wali Kota Medan Bobby Nasution (keempat kanan) menyerahkan bantuan hibah Rp50 juta kepada pengurus GPdI El Shaddai Medan Selayang di Medan, Ahad (12/11/2023). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)

Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Bobby Nasution menargetkan seluruh pembangunan yang masif di daerahnya akan selesai sebelum masa jabatannya berakhir pada 2024.

"Mudah-mudahan seluruh yang kami kerjakan selesai di 2024. Tahun 2024 itu, tahun politik. Saya tidak ingin orang beranggapankalau mau pekerjaan selesai pilih Bobby atau kalau mau pembangunan lebih besar pilih Bobby," ucap diadalam Safari Natal Pemkot Medan di Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) El ShaddaiMedan Selayang di Medan, Ahad (12/11).

Ia mengakudiberitanggung jawab membangun ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu selama masa jabatan sebagai Wali Kota Medan periode 2021-2024.

Ia mengakubanyak proyek dikerjakan serentak sehingga menimbulkan kesan terburu-buru.

Ia mengatakan mempunyai waktu relatif singkat dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah setempat.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melantik Bobby Nasution-Aulia Rachman menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2021-2024 di rumah dinas Gubernur Sumut di KotaMedan pada 26 Februari 2021.

"Memang masa tugas kami sebagai kepala daerah tidak sampai lima tahun. Silakan nikmati apa yang nantinya selesai kami kerjakan," kata Bobby.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa Pemkot Medan memiliki Program Rumah Ibadah Mandiri yang bisa dimanfaatkan oleh umatKristen di daerah itu.

Sesuai program ini, katanya, gereja bukan hanyasebagai rumah ibadahtetapi harus diperbesar peranannya yang salah satunya tempat bagi anak muda melakukan berbagai kegiatan positif.

Pihaknya juga mengatakan bahwaSumatera Utara menempati urutan pertama penyalahgunaan narkoba di Indonesia, sedangkan Kota Medan urutan pertama penyalahgunaan narkoba di Sumut.

"Jika anak-anak muda di Kota Medan tidak terjerumus narkobamaka Indonesia Emas 2045 dapat terwujud," katanya.