RSUD Siak dan YKI Riau sosialisasi pencegahan kanker serviks

id RSUD Siak, YKI Cabang Riau, deteksi kanker serviks

RSUD Siak dan YKI Riau sosialisasi pencegahan kanker serviks

Perwakilan Pemkab dan RSUD Siak bersama YKI Cabang Riau ketika sosialisasi dan deteksi dini kanker serviks. (ANTARA/HO-RSUD Siak)

Siak (ANTARA) - RSUD Tengku Rafian Siak bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Riau menggelar sosialisasi dan deteksi dini kanker serviks serta memberikan pemeriksaan papsmear gratis bagi puluhan ibu di daerah setempat.

Direktur RSUD Tengku Rafian, dr. Hartini di Siak, Riau, Selasa, mengatakan sosialisasi ini dilakukan agar ibu-ibu bisa mempunyai pengetahuan tentang kanker dan melakukan deteksi dini. Pemeriksaan papsmear ini adalah salah satu cara untuk mendeteksi dini kanker serviks.

"Jangan khawatir dengan pemeriksaan, karena tak akan menimbulkan kesakitan dan dijaga privasinya. Kita akan menyediakan fasilitas bagi ibu-ibu untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode papsmear," katanya dalam sambutan pembukaan sosialisasi di Aula RSUD Tengku Rafian Siak.

Ia menambahkan kegiatan ini juga bersamaan dengan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Siak pada Oktober mendatang. Nanti, selama Oktober juga dilaksanakan pemeriksaan papsmear secara gratis dengan datang ke Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Tengku Rafian Siak.

Perwakilan YKI Cabang Riau Mardiah Gafar menyampaikan sejak baru berdiri tahun 2006, pihaknya telah mendatangi semua pelosok daerah di Riau. Hal ini dalam rangka deteksi dini dan pencegahan, karena kalau sudah terjadi sulit teratasi.

Oleh karena itu, lanjutnya, sosialisasi juga diselipi materi oleh dr. Muhammad Sp.B Subsp. Onk (K), Ahli Bedah Konsultan SMF Bedah Divisi Bedah Onkologi RSUD Arifin Ahmad. Setelah sosialisasi, dilakukan pemeriksaan papsmear di Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Tengku Rafian Siak.

Kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan ini dibuka oleh Asisten I Administrasi dan Kesra Sekretariat Pemerintah Kabupaten Siak Fauzi Asni.

Dia mengatakan bahwa acara ini untuk menambah pengetahuan bersama tentang kanker. "Mudah-Mudahan kita dijauhkan dari penyakit ini, jangan takut untuk memeriksakan diri, peduli dengan jaringan pada tubuh kita, ambil semua ilmu dari narasumber, karena ini berguna untuk menjaga kualitas hidup kita," ucapnya.