Perawatan kulit dengan zat yang mengandung antioksidan bantu cegah dampak buruk polusi

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, kulit

Perawatan kulit dengan zat yang mengandung antioksidan bantu cegah dampak buruk polusi

Ilustrasi seseorang melakukan perawatan kulit. (ANTARA/Pexels/cottonbro studio.)

Jakarta (ANTARA) - Pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM) menyarankan orang-orang memilih perawatan kulit mengandung zat antioksidan seperti vitamin C, glutation, astaxanthin guna mencegah dampak buruk polusi udara pada kulit.

Menurut dia saat dihubungi ANTARA, Jumat, dampak polusi pada kulit yakni dapat menyebabkannya lebih cepat teroksidasi secara eksternal akibat radikal bebas yang terkandung dalam polusi lalu selanjutnya radikal bebas yang terbentuk akan memengaruhi kualitas kulit sehingga membuatnya menjadi tampak tidak sehat, kusam, kering, bersisik, keriput dan cepat beresiko penuaan.

"Selain skincare juga perlu suplemen kulit yang diminum yang bisa menangkal radikal bebas tersebut dari internal tubuh," kata dia

Cynthia yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Udayana itu menyebutkan suplemen kulit yang dimaksud antara lain mengandung maqui bery, acai berry, buah delima, buah tomat, buah noni, dan buah super lainnya.

"Sebab bisa jadi sebagian radikal bebas yang terbentuk dari polusi sudah terhisap atau terserap di dalam tubuh kita," ujar dia.

Sementara itu, mencuci wajah dan mengenakan masker sebelum tidur mencegah sementara dampak buruk polusi udara. Ini karena paparan polusi tidak hanya pada bagian luar tubuh saja.

Lalu, terkait waktu yang disarankan bagi seseorang sebaiknya mengunjungi klinik kecantikan demi mengurangi dampak buruk paparan polusi, Cynthia menyarankan sedini mungkin.

"Sedini mungkin lebih baik, bahkan sebelum terjadi paparan secara terus menerus, tentunya diperlukan pencegahan sedini mungkin baik perawatan secara internal atau eksternal," demikian pesan Cynthia.

Sementara itu, para pakar kesehatan kulit berpendapat dampak polusi udara khususnya untuk kulit antara lain dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan mikrobioma kulit, kerusakan pelindung kulit, penuaan dini dan kanker kulit. Seringkali, polusi juga dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah ada seperti jerawat, dermatitis, eksim, dan psoriasis.

Baca juga: Dokter spesialis kecantikan sebut filler aman digunakan untuk kulit

Baca juga: Wajah sehat saat Lebaran bisa didapat dari perawatan kulit secara rutin