Terus berinovasi, Tjiwi Kimia raih penghargaan Primaniyarta ketujuh kalinya

id sinar mas, tjiwi kimia,app sinar mas

Terus berinovasi, Tjiwi Kimia raih penghargaan Primaniyarta ketujuh kalinya

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat menyerahkan penghargaan kepada Direktur Utama Tjiwi Kimia Suhendra Wiriadinata di Jakarta, Rabu. (ANTARA/HO-SM)

Ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam menghasilkan produk berkualitas,
Pekanbaru (ANTARA) - Unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk (Tjiwi Kimia) berhasil meraih penghargaan Primaniyarta untuk ketujuh kalinya sejak tahun 2006. Tahun ini, Tjiwi Kimia meraih penghargaan Primaniyarta untuk kategori Produk Berkelanjutan.

Penghargaan yang diberikan berlangsung saat pembukaan Trade Expo Indonesia ke-36 Tahun 2021. Penghargaan diberikan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kepada Direktur Utama Tjiwi Kimia Suhendra Wiriadinata di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis.

"Kami menyambut baik penghargaan yang diberikan ini. Hal ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam menghasilkan produk berkualitas, dan berkelanjutan sehingga dapat diterima oleh pasar internasional," ungkap Suhendramelalui pernyataannya.

Saat ini Tjiwi Kimia mencatatkan sekitar 65 persen produk yang dihasilkan telah di ekspor ke berbagai negara, antara lain di kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, Amerika, dan Eropa.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020 volume ekspor pulp dan kertas meningkat 15,37 persen menjadi 12,46 juta ton. Sedangkan berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, pada Januari-Juli 2021, ekspor pulp dan kertas secara nilai, naik 16 persen menjadi 4,2 miliar dolar AS dengan volume 6,7 juta ton. Industri ini juga memiliki daya saing yang kuat, tercermin dari peringkat industri pulp RI ada di peringkat delapan dunia, sedangkan kertas di peringkat enam dunia.

Guna menghasilkan produk yang berkelanjutan, Tjiwi Kimia juga memastikan rantai pasokan yang berkelanjutan, antara lain 100 persen pasokan kayu pulp berasal dari Hutan Tanaman Industri, memastikan para pemasok kayu memiliki sertifikasi pengelolaan hutan lestari (PHPL-VLK dan PEFC), serta menggunakan recycled fiber dari waste paper.

"Kami percaya bahwa kertas memegang banyak jawaban terhadap permasalahan-permasalahan kita di masa depan. Selama lebih dari 40 tahun, kami terus berinovasi untuk menawarkan produk kertas, dan kemasan yang berkualitas, dan berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan dunia yang terus berubah," tambah Suhendra.

Primaniyarta adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi. Penghargaan yang telah diselenggarakan sejak 1992 ini diharapkan dapat berperan sebagai salah satu pendorong bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan prestasinya dalam bidang ekspor.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021