Waspada sempat menurun zona merah COVID-19 Pekanbaru kembali naik

id Zona naik

Waspada sempat menurun zona merah COVID-19 Pekanbaru kembali naik

Walikota Pekanbaru Firdaus. (ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak bosan-bosannya mengimbau agar warga setempat tetap waspada dan disiplin pada prortokol kesehatan (prokes) pasarnya virus COVID-19 masih terus mengintai.

Terbukti sempat menurun kini jumlah kelurahan zona merah COVID-19 di Pekanbaru kembali naik dari 26 menjadi 33.

"Kini ada 33 kelurahan di Kota Pekanbaru masuk zona merah penyebaran COVID-19, sebelumnya hanya 26 kelurahan yang tercatat berada di zona merah, maka mari waspada selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan sebagai kunci utama untuk menekan penyebaran virus," kata Walikota Pekanbaru Firdaus di Pekanbaru, Selasa.

Wako mengungkapkan, pada pekan sebelumnya jumlah sebaran kasus cenderung menurun. Total hanya ada 26 kelurahan yang berstatus zona merah. Ia menyebut, upaya pengendalian dan pencegahan pandemi COVID-19 masih terus dilakukan.

Selain mendisiplinkan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan juga melakukan percepatan vaksinasi COVID-19.

"Ada vaksinasi yang dilakukan secara reguler di 21 Puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah dan swasta," katanya.

Selanjutnya untuk menggenjot jumlah warga yang tervaksin juga dilakukan lewat pemberdayaan 10 bus vaksin keliling yang dioperasikan untuk menyasar masyarakat hingga ke pemukiman.

"Lewat posko PPKM di kelurahan juga kita melakukan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat. Selain itu juga melakukan pemantauan terhadap sebaran kasus di wilayah tersebut," ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak abaikan dalam menjalankan protokol kesehatan. Ada Satgas yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat maupun pelaku usaha.

"Mari bantu pemerintah dengan tetap disiplin prokes dengan menerapkan 5 M, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi, semoga pandemi ini segera berakhir," tukas Wako.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, 33 kelurahan ini adalah, Kelurahan Labuh Baru Timur, Sidomulyo Timur, Sidomulyo Barat, Tangkerang Utara, Tangkerang Selatan, Delima, Rejosari, Air Dingin, dan Maharatu.

Selanjutnya, Kelurahan Tangkerang Tengah, Tuah Karya, Labuh Baru Barat, Tangkerang Barat, Simpang Tiga, Limbungan, Perhentian Marpoyan, Pematang Kapau, Tangkerang Labuai, Limbungan Baru, dan Umban Sari.

Juga, Kelurahan Sialang Sakti, Kedung Sari, Sialang Munggu,Tangkerang Timur, Bandar Raya, Sukajadi, Tanjung Rhu, Tobek Godang, Tampan, Simpang Baru, Harjosari, Kampung Melayu, dan Mentangor.

Kemudian sebanyak 15 kelurahan berstatus zona oranye atau resiko sebaran sedang. Lalu 27 kelurahan berstatus zona kuning atau sebaran rendah. Kemudian 8 kelurahan lainnya zona hijau atau tidak terdampak.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar