Taiwan akan buka kembali kantor konsulatnya di pulau Guam AS

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, Taiwan

Taiwan akan buka kembali kantor konsulatnya di pulau Guam AS

Sistem penangkal serangan rudal balistik, "Terminal High Altidute Area Defense Systems" digelarkan di Pangkalan Utama Armada Ketujuh Pasifik Amerika Serikat, Guam (wikipedia.org (Ist))

Jakarta (ANTARA) - Taiwan pada Jumat mengatakan akan membuka kembali kantor konsulat de facto-nya di Guam, sebuah pulau Amerika Serikat yang berlokasi strategis dengan pangkalan militer AS yang besar di Pasifik.

Pasifik merupakan kawasan di dunia di mana China kahir-akhir ini meningkatkan jangkauan diplomatiknya.

Baca juga: Kim Jong-un Briefing Soal Peluru Kendali Ke Guam

China menantang pengaruh AS di Pasifik, wilayah yang dianggap Amerika Serikat sebagai halaman belakangnya sejak Perang Dunia Kedua. Tahun lalu, China mengikis pengaruh sekutu Taiwan itu di Pasifik dengan memenangkan pengaruh di Kiribati dan Kepulauan Solomon.

Departemen Luar Negeri Taiwan mengatakan pembukaan kembali Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Taipei (TECO) di Guam, setelah penutupannya pada 2017 karena alasan anggaran, merupakan tanggapan terhadap hubungan Taiwan-AS yang lebih dekat dan kepentingan strategis kawasan Pasifik.

"Membangun kembali TECO di Guam akan memfasilitasi kerja sama ekonomi dan perdagangan dan pertukaran antara Taiwan dan kawasan Pasifik barat yang lebih besar, memperdalam hubungan Taiwan dengan sekutu Pasifiknya, dan meningkatkan pertukaran multilateral," kata pihak Deplu Taiwan.

China menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri tanpa hak untuk hubungan antarnegara. Empat dari 15 sekutu diplomatik Taiwan yang tersisa berada di Pasifik, yaitu Palau, Nauru, Tuvalu, dan Kepulauan Marshall.

Negara-negara berkembang kecil terletak di perairan yang sangat strategis, dan Amerika Serikat dan para sekutunya seperti Australia telah menjadi semakin khawatir dengan langkah-langkah China untuk memperluas pengaruhnya di sana.

Taipei dan Washington tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi Amerika Serikat adalah pendukung terkuat Taiwan di panggung internasional, yang merupakan sumber ketegangan lain bagi hubungan Washington dan Beijing.

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen pada 2017 mengunjungi Guam dalam perjalanan kembali dari kunjungan ke sekutu-sekutunya di Pasifik.

Baca juga: Jet tempur China mendekat ke wilayah udara Taiwan, tingkatkan ketegangan relasi

Baca juga: Taiwan nyatakan siap bangun kapal nelayan modern berteknologi baru di Indonesia


Sumber: Reuters

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar