16 orang tewas akibat dua serangan bersenjata di negara bagian Sinaloa, Meksiko

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, meksiko

16 orang tewas akibat dua serangan bersenjata di negara bagian Sinaloa, Meksiko

Illustrasi. Pasukan militer Meksiko mengepung markas pengedar narkoba di Negara Bagian di Meksiko. (Antaranews/wikipedia.org)

Culiacan (ANTARA) - Dua serangan bersenjata di Negara Bagian Sinaloa, Meksiko barat yang didera kekerasan, menewaskan 16 orang, kata kepala kementerian keamanan publik setempat pada Kamis.

Negara bagian tersebut menjadi markas raja narkoba terkenal Joaquin "El Chapo" Guzman.

Baca juga: Kasus virus COVID-19 meningkat, Meksiko bersiap lanjutkan kegiatan ekonomi

Pasukan keamanan menemukan jasad tujuh orang yang diduga sebagai pembunuh bayaran kartel di jalanan kumuh, berserakan di sebelah truk pick up yang dipenuhi peluru. Jelas terlihat bahwa mereka korban penembakan.

"Terdapat tujuh jasad, kebanyakan menggunakan pakaian taktis dan rompi dan tampaknya hanya ada satu senjata api yang ditemukan," kata Menteri Keamanan Cristobal Castaneda. "Jelas bahwa ini adalah perkelahian antar geng atau kelompok kriminal terorganisir," tambahnya.

Satu serangan lainnya di sebuah kota kecil menelan sembilan korban lainnya, dengan tujuh di antaranya warga setempat dan dua sisanya tidak belum teridentifikasi.

Menurut Castaneda, satu dari jasad tak teridentifikasi memiliki senjata AK-74.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador yang dilantik pada Desember 2018 berjanji menjadikan Meksiko negara yang damai melalui pendekatan keamanan dengan sedikit konfrontasi, namun kekerasan terus meningkat dan pembunuhan mencapai rekor tertinggi tahun lalu.

Baca juga: Bayi kembar tiga di Meksiko terkonfirmasi positif COVID-19, namun orang tuanya negatif

Baca juga: Meksiko nyatakan hentikan produksi bir Corona


Sumber: Reuters

Pewarta : Asri Mayang Sari